<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Menjadi Ibu Rumah Tangga, Mengapa Harus Malu??</title>
	<atom:link href="http://jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/</link>
	<description>-- Cocok Untuk Akhowat, Perlu Untuk Ikhwan --</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Mar 2010 06:43:12 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: dinhie</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/comment-page-1/#comment-2326</link>
		<dc:creator>dinhie</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 08:58:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/#comment-2326</guid>
		<description>Yups, betul mba Merry. Saya yang sekarang bekerja saja, rasanya ingin berhenti ketika menikah nanti biar bisa fokus mengurus rumah tangga karena saya tahu betapa berat dan mulianya menjadi seorang Ibu RT..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yups, betul mba Merry. Saya yang sekarang bekerja saja, rasanya ingin berhenti ketika menikah nanti biar bisa fokus mengurus rumah tangga karena saya tahu betapa berat dan mulianya menjadi seorang Ibu RT..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummu Aisha</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/comment-page-1/#comment-2319</link>
		<dc:creator>ummu Aisha</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 16:11:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/#comment-2319</guid>
		<description>Alhamdulillah ana bangga jadi ibu RT yg baru setahun ini ana jalani setelah 10 th bekerja menjadi wanita karir. Yang ternyata justru lbh berat daripada bekerja kantoran. 
Insya Allah, mudah2an ana tetap sabar dan istiqomah dalam menjalani peran mulia ini. Amiin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah ana bangga jadi ibu RT yg baru setahun ini ana jalani setelah 10 th bekerja menjadi wanita karir. Yang ternyata justru lbh berat daripada bekerja kantoran.<br />
Insya Allah, mudah2an ana tetap sabar dan istiqomah dalam menjalani peran mulia ini. Amiin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: merry</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/comment-page-1/#comment-2288</link>
		<dc:creator>merry</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 07:12:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/#comment-2288</guid>
		<description>Jihadnya perempuan adalah di rumah tangga sehingga menjadikan anak2nya menjadi unggul baik itu di masyarakat maupun agamanya.. tugas seorang istri sama beratnya dg tugas seorang ayah di luar. Belum tentu seorg ayah bisa melakukan segala tugas istrinya di rumah yg memang membutuhkan keahlian khusus dan ketelatenan. Seorang istri yg tidak menjalankan tugasnya sbg ibu rt saya rasa akan membuat sbh rumah tangga jdi timpang. ibarat sebuah bangunan tanpa pondasi. akan rapuh dan akhirnya roboh. jika perempuan menyadari ini, saya rasa kehidupan akan seimbang krn masing2 menjalankan tugasnya dg baik dan memahami bhwa setiap peran dan tugas itu sama pentingnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jihadnya perempuan adalah di rumah tangga sehingga menjadikan anak2nya menjadi unggul baik itu di masyarakat maupun agamanya.. tugas seorang istri sama beratnya dg tugas seorang ayah di luar. Belum tentu seorg ayah bisa melakukan segala tugas istrinya di rumah yg memang membutuhkan keahlian khusus dan ketelatenan. Seorang istri yg tidak menjalankan tugasnya sbg ibu rt saya rasa akan membuat sbh rumah tangga jdi timpang. ibarat sebuah bangunan tanpa pondasi. akan rapuh dan akhirnya roboh. jika perempuan menyadari ini, saya rasa kehidupan akan seimbang krn masing2 menjalankan tugasnya dg baik dan memahami bhwa setiap peran dan tugas itu sama pentingnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hada</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/comment-page-1/#comment-2257</link>
		<dc:creator>hada</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 08:39:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/#comment-2257</guid>
		<description>prcumanya itu kn  dnilai..dr segi duniawi aja tuh,klu untuk segi akhirat itu tdk prcuma deh.yng namanya seorng wanita atu istri itu memang kodratnya dong dlm urusan dapur agr kelurga atu suami jd senang makanan.putri atu istrinya sendiri.drpada harus membeli nasi atu sambal dwarung/restoran yng blm tentu trjamin kbersihannya..bukan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>prcumanya itu kn  dnilai..dr segi duniawi aja tuh,klu untuk segi akhirat itu tdk prcuma deh.yng namanya seorng wanita atu istri itu memang kodratnya dong dlm urusan dapur agr kelurga atu suami jd senang makanan.putri atu istrinya sendiri.drpada harus membeli nasi atu sambal dwarung/restoran yng blm tentu trjamin kbersihannya..bukan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Indree</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/comment-page-1/#comment-2239</link>
		<dc:creator>Indree</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 06:50:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/#comment-2239</guid>
		<description>kembali lagi ke mind set qt....berpikir positif, biar sama2 di dapur antara yg pny ilmu dan gak tentu kan beda, antara pembantu dan koki masakannya pasti beda, ngasuh anak, antr lulus SD-SMA n yg kuliah jg hrsnya beda, smp pd mnjlnkan RT, aq pikir seharusnya berbeda.....pola pikir, cr komunikasi, problem solving, dst. Dan itu semua memang tak bs dilht scr kasat mata. Salah kalo&#039; jd IRT gak perlu ilmu......pendidikan bukan hny semata2 ilmu sesuai jurusan, tp akan mnjadi jln bg qt untuk lbh dewasa n bijaksana....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kembali lagi ke mind set qt&#8230;.berpikir positif, biar sama2 di dapur antara yg pny ilmu dan gak tentu kan beda, antara pembantu dan koki masakannya pasti beda, ngasuh anak, antr lulus SD-SMA n yg kuliah jg hrsnya beda, smp pd mnjlnkan RT, aq pikir seharusnya berbeda&#8230;..pola pikir, cr komunikasi, problem solving, dst. Dan itu semua memang tak bs dilht scr kasat mata. Salah kalo&#8217; jd IRT gak perlu ilmu&#8230;&#8230;pendidikan bukan hny semata2 ilmu sesuai jurusan, tp akan mnjadi jln bg qt untuk lbh dewasa n bijaksana&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sari prayudo</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/comment-page-1/#comment-2237</link>
		<dc:creator>sari prayudo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 05:15:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/#comment-2237</guid>
		<description>subhannallah...
selama kita menjalaninya dengan ikhlas karena Allah,pahala akan kita dapatkan..yuk kita jadikan suami,anak-anak, maupun rumah kita sebagai ladang amal untuk bekal kita di akhirat kelak...
mohon ijin utk dishare..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>subhannallah&#8230;<br />
selama kita menjalaninya dengan ikhlas karena Allah,pahala akan kita dapatkan..yuk kita jadikan suami,anak-anak, maupun rumah kita sebagai ladang amal untuk bekal kita di akhirat kelak&#8230;<br />
mohon ijin utk dishare..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hidayani</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/comment-page-1/#comment-2064</link>
		<dc:creator>hidayani</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 09:12:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/#comment-2064</guid>
		<description>profesi sebagai IRT...berkaitan dengan surat alqur&#039;an.(al ahzab) ayat 33...bagi yng merenungkan nya,,,pasti..dia  menilai bahwa..jd IRT..itu adalah pekerjaaan yang mulia...dari pekerjaan wanita di luar rumah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>profesi sebagai IRT&#8230;berkaitan dengan surat alqur&#8217;an.(al ahzab) ayat 33&#8230;bagi yng merenungkan nya,,,pasti..dia  menilai bahwa..jd IRT..itu adalah pekerjaaan yang mulia&#8230;dari pekerjaan wanita di luar rumah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hidayani</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/comment-page-1/#comment-2063</link>
		<dc:creator>hidayani</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 08:22:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/#comment-2063</guid>
		<description>bagi orang yang meremehkan seorang wanita yang ber profesi sbgai IRT itu adalah orang yng belum paham dengan ajaran islam...bg wanita yng bersangkutan ..klu minder menjadi IRT brarti pikiran nya cuma duniawi saja ..klu trpikir pd kehidupan akhirat kelak ..kita tidak akan merasa ..minder2..hidup ddunia ini ,tk kan selamanya ..mana tahu.jatah hidup kita seminggu lagi..yng utama kita kejar kehidupan akhirat yng abadi..dari profesi kita sbgi IRT yng baik..itulah .tabungan  amal untk kita. DI akhirat...Allah tk akan menanya,,apakah kita jd seorang dokter,guru..karyawati..kelak...hidup...IBU RUMAH TANGGA...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagi orang yang meremehkan seorang wanita yang ber profesi sbgai IRT itu adalah orang yng belum paham dengan ajaran islam&#8230;bg wanita yng bersangkutan ..klu minder menjadi IRT brarti pikiran nya cuma duniawi saja ..klu trpikir pd kehidupan akhirat kelak ..kita tidak akan merasa ..minder2..hidup ddunia ini ,tk kan selamanya ..mana tahu.jatah hidup kita seminggu lagi..yng utama kita kejar kehidupan akhirat yng abadi..dari profesi kita sbgi IRT yng baik..itulah .tabungan  amal untk kita. DI akhirat&#8230;Allah tk akan menanya,,apakah kita jd seorang dokter,guru..karyawati..kelak&#8230;hidup&#8230;IBU RUMAH TANGGA&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummu ilyasa</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/comment-page-1/#comment-2050</link>
		<dc:creator>ummu ilyasa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 06:55:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/#comment-2050</guid>
		<description>ijin share yaa...bagus sekalliii artikel nya, semoga blog ini diberkahi Allah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ijin share yaa&#8230;bagus sekalliii artikel nya, semoga blog ini diberkahi Allah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tyka</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/comment-page-1/#comment-1926</link>
		<dc:creator>tyka</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 15:48:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/#comment-1926</guid>
		<description>assalamualaikum semua.
saya sampai sekarang belum kesampaian menjadi Fulltime Housewife. Masih disambi bekerja diluar rumah. Tapi besok-besok insyaallah kalau keinginan saya menjadi IRT sudah kesampean dan ada yg bertanya kepada saya, apa pekerjaan saya.... saya akan menjawab dengan tersenyum:

&quot;Saya adalah Ibu Rumah Tangga yang rangkap jabatan sebagai:

Staf Ahli di bidang Keuangan  (Direktur Keuangannya dipegang Suami).
Manajer Pembelian/ Personal Buyer (alias tukang belanja)
Psikolog
Perawat
Guru Privat aka Pendidik Anak
Chef
Home-maker [pengurus rumah tangga].....&quot;

nah, jabarkan semua rangkap jabatan / jobdesc diatas, supaya orang yg bertanya itu tahu bahwa menjadi IRT itu adalah pekerjaan yg MULIA yang tidak gampang  hehehe... jawaban diatas tentu tidak bisa diberikan kepada semua orang yg bertanya. cukup kepada teman/kerabat dekat yang tidak akan tersinggung mendapat penjabaran diatas 

maap bisa ada salah2 kata,
wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum semua.<br />
saya sampai sekarang belum kesampaian menjadi Fulltime Housewife. Masih disambi bekerja diluar rumah. Tapi besok-besok insyaallah kalau keinginan saya menjadi IRT sudah kesampean dan ada yg bertanya kepada saya, apa pekerjaan saya&#8230;. saya akan menjawab dengan tersenyum:</p>
<p>&#8220;Saya adalah Ibu Rumah Tangga yang rangkap jabatan sebagai:</p>
<p>Staf Ahli di bidang Keuangan  (Direktur Keuangannya dipegang Suami).<br />
Manajer Pembelian/ Personal Buyer (alias tukang belanja)<br />
Psikolog<br />
Perawat<br />
Guru Privat aka Pendidik Anak<br />
Chef<br />
Home-maker [pengurus rumah tangga]&#8230;..&#8221;</p>
<p>nah, jabarkan semua rangkap jabatan / jobdesc diatas, supaya orang yg bertanya itu tahu bahwa menjadi IRT itu adalah pekerjaan yg MULIA yang tidak gampang  hehehe&#8230; jawaban diatas tentu tidak bisa diberikan kepada semua orang yg bertanya. cukup kepada teman/kerabat dekat yang tidak akan tersinggung mendapat penjabaran diatas </p>
<p>maap bisa ada salah2 kata,<br />
wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
