Bercerai dari Suami Akibat Kecanduan Chatting

March 3, 2004. Dikirim Ummu Raihanah dalam Keluarga, Kisahku | 23 komentar
Duh,…siapa yang tidak kenal dengan chatting?? Rasanya hampir sebagian besar umat manusia diatas muka bumi ini mengenal chatting dengan baik,…bahkan amat akrab dalam kehidupan kita sehari-hari.Sarana yang satu ini memang sangat bermanfaat sekali bagi mereka yang jauh dari keluarga,handai taulan,teman atau saudara dan yang lainnya.

Enak mengobrol di sini karena selain murah juga praktis ditambah teknologi sekarang yang bisa memuat suara kita didalamnya sekaligus webcamnya maka jadilah berkomunikasi jarak jauh ini nyaris sempurna.Orang jadi lebih suka memilih teknologi ini dibandingkan dengan komunikasi lewat telpon karena biayanya yang tidak murah selain itu Penelpon tidak bebas ngobrol karena teringat biaya pulsa yang bisa aja membengkak!!Akan tetapi tahukah anda bahwa dibalik itu semua bagi mereka yang tidak pandai menggunakannya bisa terfitnah dengannya,..terfitnah dengan chatting kok bisa?? Ya…bisa bahkan ada salah satu akhwat muslimah tertinah dengan chatting ini,..sampai ia harus bercerai dengan suaminya gara-gara chatting ini,…kisah nyata yang perlu kita baca untuk diambil ibrahnya

Kisah ini terjadi di Lebanon berdasarkan apa yang saya dengar lewat kajian bersama ustadz di majelis ilmu syar’i…ustadz menguraikan kisah ini agar bisa menjadi perhatian bagi muslimah disini (Sydney) agar mereka berhati-hati terhadap chatting ini dan tidak melayani sapaan dari laki-laki yang suka iseng menggoda lewat chatting ini…

Beliau adalah seorang wanita muslimah yang alhamdulillah Allah karuniakan kepadanya seorang suami yang baik akhlak dan budi pekertinya.Dirumah iapun memilki komputer sebagaimana keluarga muslim lainnya dimana komputer bukan lagi merupakan barang mewah di Lebanon.Sang suami pun mengajari bagaimana menggunakan fasilitas ini yang akhirnya beliaupun mahir bermain internet.Yang akhirnya iapun mahir pula chatting dengan kawan-kawanya sesama muslimah.

Awalnya ia hanya chatting dengan rekannya sesama muslimah,…hingga pada suatu hari ia disapa oleh seorang laki-laki yang mengaku sama-sama tinggal dikota beliau.Terkesan dengan gaya tulisannya yang enak dibaca dan terkesan ramah..sang muslimah yang telah bersuami ini akhirnya tergoda pada lelaki tersebut.

Bila sang suami sibuk bekerja untuk mengisi kekosongan waktunya beliau akhirnya menghabiskan waktu bersama dengan lelaki itu lewat chatting ,…sampai sang suami menegurnya setiba dari kerja mengapa ia tetap sibuk diinternet.Sang istripun membalas bahwa ia merasa bosan karena suaminya selalu sibuk bekerja dan ia merasa kesepian,… ia merahasiakan dengan siapa ia chatting ..khawatir bila suaminya tahu maka ia akan dilarang main internet lagi….sungguh ia telah kecanduan berchatting ria dengan lekai tersebut.

Fitnahpun semakin terjadi didalam hatinya,..ia melihat sosok suaminya sungguh jauh berbeda dengan lelaki tersebut, enak diajak berkomunikasi, senang bercanda..dan sejuta keindahan lainnya dimana setan telah mengukir begitu indah didalam lubuk hatinya,..

Duhai fitnah asmara semakin membara,…ketika ia chatting lagi sang laki-laki itupun tambah menggodanya,..ia pun ingin bertemu empat mata dengannya..Gembiralah hatinya,..iapun memenuhi keinginan lelaki tersebut untuk berjumpa.Jadilah mereka berjumpa dalam sebuah restoran,..lewat pembiacaran via darat mereka jadi lebih akrab.Dari pertemuan itu akhirnya dilanjutkan dengan pertemuan berikutnya….

Hingga akhirnya si lelaki tersebut telah berhasil menawan hatinya,..sang suami yang menasehati agar ia tidak lama-lama main internet tidak digubrisnya..Akhirnya suami wanita ini menjual komputer tersebut karena kesal nasehatnya tidak di dengar,…lalu apa yang terjadi ?? Langkah itu (menjual komputer) membuat marah sang istri yang akhirnya iapun meminta cerai dari suaminya.Sungguh ia masih teringat percakapan manis dengan laki-laki terse but yang menyatakan bahwa ia sangatlah mencintai dirinya, dan ia berjanji akan menikahinya apabila ia bercerai dari suaminya.

Sang suami yang sangat mencintai istrinya tersebut tentu saja menolak keputusan cerai itu,..karena terus didesak sang istri akhirnya iapun dengan berat hati menceraikan istrinya.Sungguh betapa hebatnya fitnah lelaki itu.Singkatnya setelah ia selesai cerai dengan suaminya iapun menemui lelaki tersebut dan memberitahukan kabar gembira tentang statusnya sekarang yang telah menjadi janda.Lalu apakah si lelaki itu mau menikahinya sebagaimana janjinya???

Ya,..ukhti muslimah dengarlah penuturan kisah tragis ini,…dengan tegasnya silelaki itu berkata “Tidak!! Aku tidak mau menikahimu! Aku hanya mengujimu sejauh mana engkau mencintai suamimu,ternyata engkau Hanyalah seorang wanita yang tidak setia kepada suami.Dan, aku takut bila aku menikahimu nantinya engkau tidak akan setia Kapadaku! Bukan ,..bukan..wanita sepertimu yang aku cari, aku mendambakan seorang istri yang setia dan taat kepada suaminya..!” Lalu ia pun berdiri meninggalkan wanita ini,..sang wanita dengan isak tangis yang tidak tertahan inipun akhirnya menemui ustadz tadi dan menceritakan Kisahnya….iapun merasa malu untuk meminta rujuk kembali dengan suaminya yang dulu…mengingat betapa buruknya dia melayani suaminya dan telah menjadi istri yang tidak setia.

Sungguh kisah diatas patut untuk direnungkan bersama semoga kita semua ukhti muslimah tidak terfitnah dengan sarana ini (chatting ini),..dan agar lebih waspada serta hati-hati…bila ada yang ingin menggodamu maka acuhkan saja,…selain karena resikonya yang tinggi (kita tidak tahu siapa dia)mungkin ia hanya ingin meluangkan waktu senggangnya dengan menggoda anda…Mudah-mudahan Allah senantiasa melindungi kita.Dan, penulis berdo’a semoga peristiwa diatas tidak menimpa muslimah lainnya.amiin.


Beri Tanggapan:

23 Komentar

1 2 3 4

  1. rhie pada 9 February 2010 @ 8:57 pm

    Astagfirullah,,smg Allah melindungi kta smua dr godaan syetan yg terkutuk,,aminn

  2. heru pada 8 February 2010 @ 6:05 pm

    Ass…..chating, alat komunikasi lainnya spt handphone apabila disalahgunakan dapat mengakibatkan malapetaka bagu suatu hubungan suami istri, di indonesia juga banyak terjadi suatu hubungan pertemanan dapat berlanjut ke hubungan yg lebih lanjut . dikarenakan intens berkomunikasi yg bersifat semu maka seseorang akan menganggapnya teman baru ini jauh lebih baik dari pasangan resminya…maka berhati-hatilah bagi para pemakai perangkat canggih ini…

  3. Hamba Alloh pada 8 February 2010 @ 5:14 pm

    Cerita itu sama persis yang aku alami… Tapi yang sering Chatting itu suamiku. suamiku sering Chatting dengan mantan kekasihnya sehingga bahtera rumah tanggaku diambang kehancuran. ya semua itu tak ambil hikmahnya… Moga apa yang terjadi sama diriku dan cerita ini tidak terjadi dengan anda semua. Amin

  4. finna pada 8 February 2010 @ 10:54 am

    Terima kasih atas postingnya, alhamdulillah hal ini bisa membuka mata hati saya, hampir saja saya terjerumus lebih dalam akibat kesukaan saya chatting. Beruntung belum terlalu jauh saya berfikir dan bertindak. Memang betul sekali lelaki mudah sekali mengumbar janjinya, padahal belum tentu semua itu benar. Saya benar2 menyesal telah mengkhianati suami, meskipun pengkhianatan itu hanya berupa perasaan. Tetapi saya merasa sangat bersalah. Semoga Allah mengampuni dosa2 saya. Amiiinn….

  5. lina herawati pada 8 February 2010 @ 6:32 am

    jazakillah khoiron..izin share ya um..

  6. Archi Jojo pada 7 February 2010 @ 11:13 pm

    Assalaamu’alaikum,…
    Dua dari sahabat terbaik saya mengalami hal yang mirip seperti cerita ini. Terimakasih sudah mengupas masalah ini di sini.
    Artikel yang bagus,.. harus banyak di share di FB karena saya yakin banyak teman yang akan berterimakasih atas peringatan dini seperti ini.
    Wassalam,..

  7. peace pada 7 February 2010 @ 4:15 pm

    smua yang di dunia ini hanya alat
    manusialah yang punya peran untuk membawanya ke mana
    di jalur yang benar atau tidak
    saya juga kranjingan chat dulu waktu gadis, tapi gak terlalu ditanggepin serius tuh, skarang sih hanya sekedarnya….
    kliatannya ini si ukhti masih muda, polos trus jarang bergaul
    jadi terlalu mudah termakan rayuan laki-laki
    memang mempelajari tabiat laki2 yang umumnya senang merayu
    harus dari hidup dan kehidupan, jadi banyaklah bergaul dan iqra..membaca..baik buku, fenomena, pengalaman orang, dan lain2..karena gak ada yang gak mungkin terjadi di dunia ini
    wallahu a’lam

1 2 3 4

Arsip