<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Jangan Biarkan Puasa Anda Sia-Sia (bag 1)</title>
	<atom:link href="http://jilbab.or.id/archives/819-jangan-biarkan-puasa-anda-sia-sia-1/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jilbab.or.id/archives/819-jangan-biarkan-puasa-anda-sia-sia-1/</link>
	<description>-- Cocok Untuk Akhowat, Perlu Untuk Ikhwan --</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Jun 2010 08:22:23 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: akhi badrun</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/819-jangan-biarkan-puasa-anda-sia-sia-1/comment-page-1/#comment-1956</link>
		<dc:creator>akhi badrun</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 00:00:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jilbab.or.id/?p=819#comment-1956</guid>
		<description>izin copy ya???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>izin copy ya???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Umar</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/819-jangan-biarkan-puasa-anda-sia-sia-1/comment-page-1/#comment-1708</link>
		<dc:creator>Umar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 10:45:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jilbab.or.id/?p=819#comment-1708</guid>
		<description>YA...MEMANG BEGITU BETAPA PENTINGNYA ADA PUASA DALAM BULAN RAMADAHAN...YA ALLAH AMPUNI LAH DOSAKU DI DALAM BULAN RAMADHAN...SETIAP HARI YANG PALING UTAMA BAGI SAYA BERDOA SEMOGA DOSA2 SAYA DIAMPUNI...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>YA&#8230;MEMANG BEGITU BETAPA PENTINGNYA ADA PUASA DALAM BULAN RAMADAHAN&#8230;YA ALLAH AMPUNI LAH DOSAKU DI DALAM BULAN RAMADHAN&#8230;SETIAP HARI YANG PALING UTAMA BAGI SAYA BERDOA SEMOGA DOSA2 SAYA DIAMPUNI&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dendy</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/819-jangan-biarkan-puasa-anda-sia-sia-1/comment-page-1/#comment-1702</link>
		<dc:creator>dendy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 05:36:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jilbab.or.id/?p=819#comment-1702</guid>
		<description>makasi atas artikel nya yang sangat bermanfaat..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>makasi atas artikel nya yang sangat bermanfaat..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: prihat ramdhani</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/819-jangan-biarkan-puasa-anda-sia-sia-1/comment-page-1/#comment-1690</link>
		<dc:creator>prihat ramdhani</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 04:52:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jilbab.or.id/?p=819#comment-1690</guid>
		<description>Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh,

Ustadz, ana pelanggan majalah As-Sunnah, Al-Mawaddah dan Qiblati (juga Elfata dan Kinan untuk anak ana ).  Ana sudah mengikuti serial mengenai awal waktu Adzan Shubuh di majalah Qiblati, dari yang ana baca dimajalah tersebut dan sangat urgent ana sampaikan bahwa :

1.	Mayoritas masjid-masjid di seluruh dunia melakukan adzan waktu masuk sholat Shubuh lebih cepat 20 – 30 menit dari terbitnya waktu fajar Shodiq ( Mesjidil Haram telah mengundurkan Adzan Shubuh 5 menit dan Iqomat Shubuh 20 menit kemudian sehingga Sholat Shubuh yang didirikan sudah sesuai dengan terbitnya waktu Fajar Shodiq ).
2.	Setidaknya ada 5 waktu konversi waktu Adzan Shubuh : Pedoman Waktu  Sholat Sepanjang Masa, Federasi Islam Amerika Utara, Rabitah Alam Islami, Universitas  Ummul Quro dan Dinas Geologi Mesir, masing-masing berbeda hingga 30 menit.
3.	Berdasarkan Fakta dan Pengamatan yang dilakukan Tim/Kru Qiblati di sejumlah tempat bahwa  waktu waktu Adzan Shubuh konversi  Federasi Islam Amerika Utara yang mendekati fakta, sedangkan jadwal Sholat yang lainnya lebih cepat 20 – 30 menit.
4.	Ana juga mengikuti dikumandangkannya adzan Shubuh di Radio Rodja dan kemungkinan Radio Rodja mengikuti jadwal dari Pedoman Waktu  Sholat Sepanjang Masa seperti umumnya media elektronik lainnya di seluruh Indonesia, sehingga apa yang telah dilakukan oleh radio Rodja dan media lainnya serta mesjid-mesjid yang menggunakan jadwal sholat Pedoman Waktu  Sholat Sepanjang Masa adalah suatu kekeliruan yang wajib segera diperbaiki.
5.	Wallohu ‘alam.

Demikian maksud ana semoga bermanfaat,  dan mohon tanggapan Ustadz karena hal ini menyangkut halal haram atau sah tidak sahnya Sholat atau shoum Romadhon.  Atas perhatian ustadz ana ucapkan jazakumulloh khoiron katsiron dan mohon maaf bila tidak sesuai dengan topic bahasan.

Wassalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh

PRIHAT RAMDHANI</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh,</p>
<p>Ustadz, ana pelanggan majalah As-Sunnah, Al-Mawaddah dan Qiblati (juga Elfata dan Kinan untuk anak ana ).  Ana sudah mengikuti serial mengenai awal waktu Adzan Shubuh di majalah Qiblati, dari yang ana baca dimajalah tersebut dan sangat urgent ana sampaikan bahwa :</p>
<p>1.	Mayoritas masjid-masjid di seluruh dunia melakukan adzan waktu masuk sholat Shubuh lebih cepat 20 – 30 menit dari terbitnya waktu fajar Shodiq ( Mesjidil Haram telah mengundurkan Adzan Shubuh 5 menit dan Iqomat Shubuh 20 menit kemudian sehingga Sholat Shubuh yang didirikan sudah sesuai dengan terbitnya waktu Fajar Shodiq ).<br />
2.	Setidaknya ada 5 waktu konversi waktu Adzan Shubuh : Pedoman Waktu  Sholat Sepanjang Masa, Federasi Islam Amerika Utara, Rabitah Alam Islami, Universitas  Ummul Quro dan Dinas Geologi Mesir, masing-masing berbeda hingga 30 menit.<br />
3.	Berdasarkan Fakta dan Pengamatan yang dilakukan Tim/Kru Qiblati di sejumlah tempat bahwa  waktu waktu Adzan Shubuh konversi  Federasi Islam Amerika Utara yang mendekati fakta, sedangkan jadwal Sholat yang lainnya lebih cepat 20 – 30 menit.<br />
4.	Ana juga mengikuti dikumandangkannya adzan Shubuh di Radio Rodja dan kemungkinan Radio Rodja mengikuti jadwal dari Pedoman Waktu  Sholat Sepanjang Masa seperti umumnya media elektronik lainnya di seluruh Indonesia, sehingga apa yang telah dilakukan oleh radio Rodja dan media lainnya serta mesjid-mesjid yang menggunakan jadwal sholat Pedoman Waktu  Sholat Sepanjang Masa adalah suatu kekeliruan yang wajib segera diperbaiki.<br />
5.	Wallohu ‘alam.</p>
<p>Demikian maksud ana semoga bermanfaat,  dan mohon tanggapan Ustadz karena hal ini menyangkut halal haram atau sah tidak sahnya Sholat atau shoum Romadhon.  Atas perhatian ustadz ana ucapkan jazakumulloh khoiron katsiron dan mohon maaf bila tidak sesuai dengan topic bahasan.</p>
<p>Wassalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh</p>
<p>PRIHAT RAMDHANI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adi</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/819-jangan-biarkan-puasa-anda-sia-sia-1/comment-page-1/#comment-1682</link>
		<dc:creator>adi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 04:17:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jilbab.or.id/?p=819#comment-1682</guid>
		<description>situs sunnah baik untuk dipelajari. apakah situs ini bisa dan boleh di download sebagai bahan dakwah? karena dangan di download dapat dimanfaatkan oleh umat islam sebagai bahan referensi. syukran.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>situs sunnah baik untuk dipelajari. apakah situs ini bisa dan boleh di download sebagai bahan dakwah? karena dangan di download dapat dimanfaatkan oleh umat islam sebagai bahan referensi. syukran.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abu khansa</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/819-jangan-biarkan-puasa-anda-sia-sia-1/comment-page-1/#comment-1680</link>
		<dc:creator>abu khansa</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 01:46:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jilbab.or.id/?p=819#comment-1680</guid>
		<description>kok saya bingung melihat tulisan di sini tidak boleh minum atau makan pas adzan subuh.

Di bawah ini akan disajikan tulisan ringan yang berisi beberapa hadits/atsar serta penjelasan ulama yang berkaitan dengan imsak puasa untuk mendudukkan perbuatan tersebut dalam syari’at Islam.

عَنْ انس بْنِ مَالِكٍ عَنْ زيْد بْن ثَابِتٍ رَضَي الله عَنْهُمَا قال: تَسَحَّرْنَا مَع رَسُولِ الله صلى الله عليه وسلم ثُمَّ قَامَ إلى الصَّلاةِ.

قال أنس: قُلْتُ لِزيْدٍ : كَمْ كَانَ بَيْنَ الأذَانِ وَالسُّحُورِ؟ قال: قَدْرُ خَمْسِينَ آيةٍ .

Dari Anas bin Malik dari Zaid bin Tsabit radliyallaahu ‘anhuma ia berkata : ”Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam, kemudian kami berdiri untuk shalat. Maka saya (Anas) berkata : “Berapa lama jarak antara adzan dan makan sahur?”. Ia (Zaid) menjawab : خمسين آية(kira-kira bacaan lima puluh ayat dari Al-Qur’an)” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 1921 dan Muslim no. 1097].

Yang dimaksud adzan di sini adalah iqamat.

Asy-Syaikh Abdullah bin Abdirrahman Aali Bassam dalam Taisirul-‘Allam Syarh ‘Umdatil-Ahkaam (1/569-570 no. 177) mengatakan bahwa adzan yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah iqamat. Iqamat disebut juga dengan adzan sebagaimana hadits :

عن عبد الله بن مغفل المزني أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : بين كل أذانين صلاة – ثلاثا – لمن شاء.

Dari ‘Abdullah bin Mughaffal Al-Muzanniy : Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda : “Diantara dua adzan ada shalat – beliau mengatakannya tiga kali – bagi siapa saja yang ingin melakukannya” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 624, Muslim no. 838, Ad-Daarimiy no. 1480, dan Ibnu Hibbaan no. 1559-1561].


selengkapnya baca di 
http://abu0mushlih.wordpress.com/2009/08/25/kapankah-imsak/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kok saya bingung melihat tulisan di sini tidak boleh minum atau makan pas adzan subuh.</p>
<p>Di bawah ini akan disajikan tulisan ringan yang berisi beberapa hadits/atsar serta penjelasan ulama yang berkaitan dengan imsak puasa untuk mendudukkan perbuatan tersebut dalam syari’at Islam.</p>
<p>عَنْ انس بْنِ مَالِكٍ عَنْ زيْد بْن ثَابِتٍ رَضَي الله عَنْهُمَا قال: تَسَحَّرْنَا مَع رَسُولِ الله صلى الله عليه وسلم ثُمَّ قَامَ إلى الصَّلاةِ.</p>
<p>قال أنس: قُلْتُ لِزيْدٍ : كَمْ كَانَ بَيْنَ الأذَانِ وَالسُّحُورِ؟ قال: قَدْرُ خَمْسِينَ آيةٍ .</p>
<p>Dari Anas bin Malik dari Zaid bin Tsabit radliyallaahu ‘anhuma ia berkata : ”Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam, kemudian kami berdiri untuk shalat. Maka saya (Anas) berkata : “Berapa lama jarak antara adzan dan makan sahur?”. Ia (Zaid) menjawab : خمسين آية(kira-kira bacaan lima puluh ayat dari Al-Qur’an)” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 1921 dan Muslim no. 1097].</p>
<p>Yang dimaksud adzan di sini adalah iqamat.</p>
<p>Asy-Syaikh Abdullah bin Abdirrahman Aali Bassam dalam Taisirul-‘Allam Syarh ‘Umdatil-Ahkaam (1/569-570 no. 177) mengatakan bahwa adzan yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah iqamat. Iqamat disebut juga dengan adzan sebagaimana hadits :</p>
<p>عن عبد الله بن مغفل المزني أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : بين كل أذانين صلاة – ثلاثا – لمن شاء.</p>
<p>Dari ‘Abdullah bin Mughaffal Al-Muzanniy : Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda : “Diantara dua adzan ada shalat – beliau mengatakannya tiga kali – bagi siapa saja yang ingin melakukannya” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 624, Muslim no. 838, Ad-Daarimiy no. 1480, dan Ibnu Hibbaan no. 1559-1561].</p>
<p>selengkapnya baca di<br />
<a href="http://abu0mushlih.wordpress.com/2009/08/25/kapankah-imsak/" rel="nofollow">http://abu0mushlih.wordpress.com/2009/08/25/kapankah-imsak/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 2.657 seconds -->
