09
Rapatkan dan Luruskan Shaf (Barisan) Sholat
Kategori Fiqih Muslimah, Sholat by ummuumarPenulis memperhatikan bahwa pada sebagian besar masjid/musholla yang telah penulis kunjungi untuk melaksanakan sholat, senantiasa terdapat beberapa wanita yang melaksanakan sholat berjama’ah namun antar jama’ah wanita tersebut terdapat jarak/celah yang lebarnya bahkan sampai 1 (satu) meter. Terkadang bila sholat berjama’ah dan penulis bermaksud merapatkan shaf, maka jama’ah disebelah kanan/kiri malah semakin menjauhkan kaki mereka dari kaki penulis.
Kedua kondisi diatas membuat sedih penulis, karena dalam Islam pada saat melaksanakan sholat berjama’ah kita dianjurkan untuk senantiasa meluruskan shaf dan menutup celahnya (merapatkannya).
Hal tersebut berdasarkan hadits ‘Aisyah Radhiallahu ‘anha, dia bercerita : Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa Sallam bersabda :
“Sesungguhnya Allah dan Para Malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang menyambung barisan. Barang siapa menutupi kerenggangan (yang ada dalam barisan), niscaya dengannya Allah akan meninggikannya satu derajat.” (HR. Ibnu Majah,Ahmad, Ibnu Khuzaimah,Al-Hakim, dinilai Shahih oleh Adz-Dzahabi dan al-Albani).
Dari ‘Abdullah bin ‘Umar Radhiallahu ‘anhumaa, Rasulullah Shollallahu ’alayhi wa Sallam bersabda:
“Barang siapa yang menyambung shaff niscaya Allah akan menyambungnya. Dan barang siapa memutuskan shaff niscaya Allah ‘Azza wa Jalla pun akan memutuskannya”. (HR. An-nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah, Al-Hakim, dinilai shahih oleh Al-Hakim dan disepakati oleh Adz-Dzahabi dan dinilai shahih oleh Al-Albani).
Dari Abu Mas’ud radhiallahu ‘anhu, ia berkata : “Adalah Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa Sallam mengusap pundak-pundak kami dengan berkata :
“Luruskanlah shaf-shaf kalian dan janganlah berselisih sehingga hati kalian akan berselisih”. (HR. Muslim)
Beliau juga pernah berkata :
“Luruskanlah shaf-shaf kalian, jika tidak, maka Allah akan menimpakan
perselisihan di antara kalian”. (HR. Bukhari & Muslim)
Sehingga bengkoknya shaf akan mengakibatkan permusuhan dan pertentangan hati, kekurangan iman dan hilangnya kekhusyu’an.
Sebagaimana lurusnya sebuah shaf termasuk (sebagian dari) kesempurnaan sholat, yang demikian itu diungkapkan di dalam sabda Rasulullah shollallaahu ‘alayhi wa Sallam,
“Karena lurusnya shaf itu sebagian dari kesempurnaan shalat.” (HR. Muslim).
Di dalam riwayat lain :
“Karena lurusnya shaf itu sebagian dari baiknya sholat”(HR. Al-Bukhari & Muslim).
Ya Ukhty Muslimah, mari rapatkan dan luruskan shaf kita. Semoga dengannya, Allah mengangkat derajat kita, menjauhkan perselisihan dan permusuhan di antara kita. Amiin…
Sumber :
1.Ensiklopedi Shalat menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah, Dr. Sa’id bin ’Ali bin Wahf al-Qahthani, Pustaka Imam Asy-Syafi’i , Hal 580-581
2.Ensiklopedi Mini Keutamaan Sholat Berjama’ah , Prof. Dr. Fadhl Ilahi , Salwa Press, Hal. 42
3.Pengaruh Shalat terhadap Iman dan Jiwa Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah, Husain bin ‘Audah al-’Awayisyah, Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Hal. 18
assalamu’alaikum
ijin copy artikelnya untuk di mading Masjid
jazakillah…
[Reply]
Bismillahirohmanirohim,
Yang jadi pertnyaan sekarang adalah merapatkan bahu atau kaki karena banyak orang melebarkan kaki untuk saling menempel tetapi setalah sujud dan berdiri untuk melaksanakan rakaat ke 2 maka nampak berjauhan lagi, tapi kalau bahu yang dirapatkan maka akan tetap rapat sampai akhir sholat.
Wassalam.
[Reply]
Afwan,….ana izin copy,…Syukron,…
[Reply]
assalamu’alaikum
Seperti akh hasjim, tolong dipertegas lagi rapatnya itu rapat/lekat apa saja apakah bahu atau kaki atau kedua-duanya?
Jazakumallah khoiron
[Reply]
Assalamualaikum,saya mo ijin copy untuk disebarkan ke ibu2 pengajian.syukron ukhti…
[Reply]
Assalamu’alaikum, ummu …..
mohon izin untuk meng copy dan akan ana bagi ke teman-teman kerja ana baik ikhwan maupun akhwat. ……
Wassalamu’alaikum
[Reply]
Ass. Mohon ijin copy, untuk mading masjid………..
[Reply]
Assalamu’alaikum Wr. Wb.,
pertanyaan yang sama seperti pak Hasjim dan pak Indra, apakah ada satu ukuran yang terukur untuk rapatnya sholat. Karena bila terlalu rapat juga terkadang membuat sholat tidak nyaman alhasil kekhusyuannya juga terganggu.
Wassalamu’alaikum.
[Reply]
Tinggalkan komentar Anda