Durrah Binti Abu Lahab: Putri Paman Nabi (Bagian 2)
Sumber: mandymendi.tumblr.com via Julie di Pinterest
Sebelumnya telah diceritakan bahwa Rasulullah mendapat perintah untuk mendakwahkan agama ini dengan terang-terangan, terutama kepada kerabat-kerabat dekatnya, berikut ini kisah selanjutnya.
Kemudian, Rasulullah naik ke puncak Shafa dan berseru kepada orang banyak, “Hai bani Fihr, hai bani Adiy! Mereka semua berkumpul, dan mereka yang tidak bisa datang mengutus seseorang untuk melihat ada apa gerangan. Datanglah Abu Lahab dan orang-orang Quraisy. Rasulullah bersabda, “apa pendapat kalian jika aku sampaikan berita bahwa di balik bukit ini ada kuda, apakah kalian percaya kepadaku?” Mereka menjawab, “Kami tidak pernah melihat engkau berdusta.” Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) adzab yang keras”. Abu Lahab angkat bicara, “Celaka kamu sepanjang hari ini. Apakah untuk ini kamu mengumpulkan kami? Kemudian turunlah firman Allah, “Binasalah kedua tangan Abu Lahab, dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaidah kepadanya harta benda dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar. Yang dilehernya ada tali dari sabut.” (Al-Masad: 1-5). Kisah di atas diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
[baca selengkapnya...]

