<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jilbab Online &#187; Doa</title>
	<atom:link href="http://jilbab.or.id/archives/category/doa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jilbab.or.id</link>
	<description>-- Cocok Untuk Akhowat, Perlu Untuk Ikhwan --</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Mar 2010 23:31:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Mendoakan Anak</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/520-mendoakan-anak/</link>
		<comments>http://jilbab.or.id/archives/520-mendoakan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 20:10:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutikno bin Tumingan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jilbab.or.id/?p=520</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Ya Rabb kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk dan patuh kepada Engkaum dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami ummat yang tunduk patuh kepada Engkau.
&#8220;Ya Rabb ku, berilah untukku anak-anak yang shalih.
&#8220;Ya Rabb kum jadikanlah aku orang yang menegakkan sholat dan juga anak-anakku.  Ya Rabb ku, terimalah doaku.
&#8220;Jauhkanlah aku dan anak keturunanku dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>&#8220;Ya Rabb kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk dan patuh kepada Engkaum dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami ummat yang tunduk patuh kepada Engkau.</p>
<p>&#8220;Ya Rabb ku, berilah untukku anak-anak yang shalih.</p>
<p>&#8220;Ya Rabb kum jadikanlah aku orang yang menegakkan sholat dan juga anak-anakku.  Ya Rabb ku, terimalah doaku.</p>
<p>&#8220;Jauhkanlah aku dan anak keturunanku dari menyembah berhala.&#8221;</p></blockquote>
<p>Demikianlah doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim alaihissalam yang diabadikan oleh Allah dalam kitab-Nya.</p>
<p><span id="more-520"></span>Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dalam banyak riwayat diceritakan bahwa beliau shallallahu alaihi wa sallam juga sering berdoa untuk anak-anak beliau dan untuk anak-anak kaum muslimin.</p>
<p>Imam Bukhari meriwayatkan dari hadits Usamah bin Zaid radhiyallahu &#8216;anhuma dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bahwa beliau shallallahu alaihi wa sallam pernah memegang Usamah bin Zaid dan Al Hasan bin Ali seraya berdoa, &#8220;Ya Allah, sungguh aku mencintai keduanya, maka cintailah mereka berdua.&#8221;</p>
<p>Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga pernah berdoa untuk Usamah bin Zaid.  Imam Ahmad (5/201) meriwayatkan dengan isnad yang hasan dari Usamah bin Zaid, dia berkata,</p>
<blockquote><p>&#8220;Ketika penyakit Rasululullah Shallallahu alaihi wa sallam semakin parah, aku dan para sahabat berangkat ke kota madinah.  Lalu aku masuk menemui rasululullah shallallahu alaihi wa sallam.  Aku diam dan beliau tidak berbicara apa-apa.  Kemudian beliau mengangkat kedua tangannya ke langit dan mengarahkan kepadaku.  Aku tahu, beliau berdoa untukku.&#8221;</p></blockquote>
<p>Nabi shallallahu alaihi wa sallam juga pernah berdoa untuk anak-anak Ja&#8217;far bin Abi Thalib.</p>
<blockquote><p>&#8220;Ya Allah, berilah ganti kepada keluarga yang ditinggal (syahid) Ja&#8217;far dan berkahilah kekuatan (memukul) tangan kanan Abdullah bin Ja&#8217;far.&#8221;</p></blockquote>
<p>Imam Bukhari meriwayatkan dalam shahihnya (no.1982), bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah mendoakan kebaikan dunia dan akhirat untuk Anas bin Malik, &#8220;Ya Allah, karuniakanlah harta dan anak kepadanya dan berkahilah dia.&#8221; (Lantaran doa itu, di kemudian hari), Anas bin Malik termasuk orang Anshar yang paling banyak memiliki harta. </p>
<p>Mereka, para nabi, manusia-manusia terbaik di dunia ini, berdoa untuk anak keturunan mereka, berdoa untuk anak-anak orang lain.  Sudah kah kita juga senantiasa berdoa untuk anak keturunan kita? </p>
<blockquote><p>&#8216;Ya Rabb kami, berilah untuk kami dari istri dan anak-anak kami penyejuk pandangan mata dan jadikanlah kami pemimipin orang-orang bertakwa.</p>
<p>&#8220;Ya Rabb ku, tunjukkanlah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yag telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shalih yang Engkau ridhai.  Berilah kepadaku kebaikan dengan memberi kebaikan kepada anak cucuku.  Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.</p>
<p>&#8220;Ya Allah, mudahkanlah kami untuk selalu berdoa kepada Mu.  Jangan jadikan kami termasuk orang-orang yang sombong, orang-orang yang enggan berdoa kepada Mu.&#8221;</p></blockquote>
<p>Sumber: <strong>Tarbiyatul Abna&#8217;</strong>, Syaikh Musthofa Al Adawi.</p>
<hr />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jilbab.or.id/archives/520-mendoakan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meraih Keselamatan, Menangkal Bencana</title>
		<link>http://jilbab.or.id/archives/498-meraih-keselamatan-menangkal-bencana/</link>
		<comments>http://jilbab.or.id/archives/498-meraih-keselamatan-menangkal-bencana/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 14:34:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sofyan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Doa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jilbab.or.id/archives/498-meraih-keselamatan-menangkal-bencana/</guid>
		<description><![CDATA[oleh : Abu Bakar bin Muhammad Ali al-Atsari
 
&#160;
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu &#8216;afiat di dunia dan akhirat. Ya Allah, aku memohon ampunan dan &#8216;afiat dalam agamaku, duniaku, keluargaku dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku dan berilah keamanan dari rasa takutku. Ya Allah, jagalah aku dari depanku, belakangku, kananku, kiriku, atasku, dan aku berlindung dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom: 0in" align="center">oleh : Abu Bakar bin Muhammad Ali al-Atsari</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center"> <a href="http://jilbab.or.id/wp-content/uploads/2008/08/doa-meraih-keselamatan.JPG" title="doa-meraih-keselamatan.JPG"><img src="http://jilbab.or.id/wp-content/uploads/2008/08/doa-meraih-keselamatan.JPG" alt="doa-meraih-keselamatan.JPG" height="140" width="483" /></a></p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center" align="center"><strong><span style="color: #6b2394">Ya Allah, aku memohon kepada-Mu &#8216;afiat di dunia dan akhirat. Ya Allah, aku memohon ampunan dan &#8216;afiat dalam agamaku, duniaku, keluargaku dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku dan berilah keamanan dari rasa takutku. Ya Allah, jagalah aku dari depanku, belakangku, kananku, kiriku, atasku, dan aku berlindung dengan kebesaran-Mu dari terbenamnya aku dari arah bawahku.</span></strong><o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center" align="center">(Dikeluarkan oleh Abu Dawud: 5074, Ibnu Majah: 3871, dan dishohihkan oleh al-Albani dalam Shohih ibnu Majah:3121)<o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center" align="center"><o:p> </o:p></p>
<p class="MsoNormal">&#8216;Afiat adalah keamanan yang diberikan Allah bagi hamba-Nya dari segala adzab dan bencana dengan menghindarkannya dan menjaganya dari semua jenis musibah, penyakit, kejelekan, dan perbuatan dosa (lihat Fiqhul Ad&#8217;iyyah wal Adzkar oleh Syaikh Abdurrozzaq al al-Badr, hlm. 28 ) <o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt">FAEDAH : <o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt">1. Ibnu Umar radiyallaahu &#8216;anhu, tatkala menghadirkan hadits ini berkata : &#8220;Nabi shallallaahu &#8216;alaihi wasallam tidak pernah meninggalkan doa ini ketika pagi dan sore hari. ”<o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt">2. Urgensi dan keutamaan do&#8217;a ini ditandai tatkala Abbas radiyallaahu &#8216;anhu, paman Nabi shallallaahu &#8216;alaihi wasallam, pernah meminta kepada beliau do&#8217;a yang dengannya ia memohon kepada Allah maka Nabi shallallaahu &#8216;alaihi wasallam bersabda (artinya) : <o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center" align="center"><span style="color: purple">&#8220;Wahai Abbas paman Rasulullah, mintalah afiat di dunia dan akhirat&#8221;</span> <o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center" align="center">(HR. Tirmidzi : 3514, lihat Shohih Tirmidzi : 2790). <o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt">Berkata al-Mubarokfuri rahimahullah: &#8221; Rasulullah shallallaahu &#8216;alaihi wasallam menempatkan pamannya pada posisi bapaknya dan beliau melihat hak pamannya sebagaimana hak seorang anak kepada orang tuanya. Dalam pengkhususan beliau dengan sekedar menyuruh pamannya memohon afiat memberikan lecutan motivasi untuk senantiasa membaca doa yang agung ini untuk bertawassul kepada Alloh dengannya dan meminta perlindungan dalam semua urusan.” (Tuhfatul Ahwadzi : 9/348)<o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt">Nabi pernah berdiri di atas mimbar pada tahun pertama hijrah lalu beliau menangis kemudian berkata :<o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center" align="center"><span style="color: purple">“ Mintalah kepada Allah ampunan dan afiat, sesungguhnya seseorang tidaklah dianugerahi setelah keyakinan yang lebih baik dari &#8216;afiat.”</span> <o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center" align="center">(HR. Tirmidzi :358, Shohih al-Jami&#8217; : 3632).<o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt">Dijelaskan oleh al-Mubarokfuri rahimahullah mengapa beliau shallallaahu &#8216;alaihi wasallam menangis : <st1:city w:st="on"><st1:place w:st="on">Ada</st1:place></st1:city> yang mengatakan bahwa beliau menangis karena ia mengetahui peristiwa yang akan menimpa ummatnya berupa fitnah dan mendominasinya ambisi akan harta dan kedudukan maka beliau menyuruh mereka untuk meminta ampunan dan &#8216;afiat agar mereka terhindar dari segala macam fitnah.” (Tuhfatul Ahwadzi : 10/3)<o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt">3. Sebuah peringatan bagi ummat ini..<o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt">Diriwayatkan dari Aisyah rhadiyallaahu &#8216;anha bahwa Rasulullah shallallaahu &#8216;alaihi wasallam bersabda : <o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center" align="center"><span style="color: purple">“Akan menimpa akhir umat ini pembenaman ke bumi, pengubahan bentuk ke bentuk yang lebih jelek dan pelemparan.” Aku (Aisyah) berkata: “Apakah kita dibinaskan sekalipun masih ada orang sholih di antara kami? “ Nabi shallallaahu &#8216;alaihi wasallam menjawab: “Ya, jika telah merebak kemaksiatan.”</span> <o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center" align="center">(Dikeluarkan oleh Tirmidzi: 2185, Ibnu Majah:4062, liat Shohih Tirmidzi: 2185).<o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt">Dari Shofiyyah rhadiyallaahu &#8216;anha bahwa Rasulullah shallallaahu &#8216;alaihi wasallam bersabda : <o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center" align="center"><span style="color: purple">“Tidak henti-hentinya manusia memerangi kabah ini sampai ada suatu pasukan besar menyerangnya. Tatkala mereka sampai di Baida&#8217; (sebuah tempat yang rata) mereka dibenamkan awal dan akhirnya dan tidak selamat pula di tengah-tengahnya.</span> <o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center" align="center">(Dikeluarkan oleh Bukhori dalam Kitabul Hajji: 49, lihat Shohih Tirmidzi : 2184 )&#8221;<o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt">Telah lewat pula pelajaran bagi kita apa yang menimpa Qarun dan pengikutnya, dan seorang Bani Israil yang berjalan dengan ujub ( sombong ) dan memanjangkan pakaian bawahnya hingga ia ditenggelamkan ke dalam bumi sampai hari kiamat ([bisa dilihat dalam - red] HR. Bukhari : 5790)<o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt">Wallaahul Musta&#8217;an.<o:p></o:p></p>
<p> <o:p></o:p></p>
<p>~~~Diambil dari Majalah al-Mawaddah edisi ke–8 tahun ke-1, hal 20 dalam bab “Benteng Diri Muslim” dengan sedikit perubahan yang tidak menghilangkan maknanya~~~.<o:p></o:p></p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jilbab.or.id/archives/498-meraih-keselamatan-menangkal-bencana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
