Arsip dengan Kategori ‘Darah Wanita’

Tetap Mesra di Kala Haidh (3)

August 25, 2009. Dikirim Sutikno bin Tumingan dalam Darah Wanita, Fiqih Muslimah | 1 komentar

Pada bagian ketiga atau bagian terakhir dari tulisan ini, insya Allah kami akan menyalin tulisan terakhir Dr Muslim Muhammad Al-Yusuf dalam buku beliau “Tetap Mesra Saat Darurat “ pada pembahasan masalah bermesraan di daerah bawah pusar dan di atas lutut. Yaitu menilik pada Pendapat Ketiga dan Tarjih dari semua pendapat diatas. Semoga bermanfaat.

[baca selengkapnya...]

Tetap Mesra di Kala Haidh (2)

August 24, 2009. Dikirim Sutikno bin Tumingan dalam Darah Wanita, Fiqih Muslimah | 3 komentar

Pada bagian pertama lalu telah di bahas masalah bermesraan di daerah atas pusar dan di bawah lutut. Maka pada bagian kedua ini kita akan membahas bermesraan di daerah bawah pusar dan di atas lutut. Karena panjangnya pembahasan pada bagian ini maka kami terpaksa menyalin tulisan beliau Dr.Muslim Muhammad Al Yusuf ini hingga pada pendapat pertama dan kedua saja. Nah, selamat menyimak…

[baca selengkapnya...]

Tetap Mesra di Kala Haidh (1)

August 23, 2009. Dikirim Sutikno bin Tumingan dalam Darah Wanita, Fiqih Muslimah | 19 komentar

Haid merupakan lampu merah bagi suami untuk berdekat-dekat dengan istri?Berhenti jugakah segala aktivitas kemesraan pasangan suami istri?Haruskah seorang suami libur dari bermesraan sampai istrinya selesai dari masa nifas? Dr Muslim Muhammad Al Yusuf dalam buku ‘Tetap Mesra Saat Darurat’ menjelaskan kepada kita permasalahan bermesraan di kala haid dan nifas ini.  Dikarenakan tulisan beliau panjang, maka akan kami bagi menjadi dua, yaitu:

Bagian pertama, akan membahas bermesraan di daerah atas pusar dan di bawah lutut.
Bagian kedua, akan membahas bermesraan di daerah bawah pusar dan di atas lutut.

Berikut penjelasan Dr. Muslim Muhammad Al Yusuf, semoga bermanfaat

[baca selengkapnya...]

Arsip