Bau Mulut
Kadang kita nggak menyadari bahwa ketika kita asyik bercerita
lawan bicara kita terlihat megap-megap menahan napas sambil menoleh ke arah
lain. Kenapa demikian??Rupanya mulut kita mengeluarkan aroma yang tidak sedap
sehingga mengganggu lawan bicara kita, kalo udah begini nggak ada jalan lain
selain berburu cairan-cairan pencuci mulut yang mengandung alkohol dan zat rasa.
Tapiii…apakah langkah ini udah efisien???? < ?xml:namespace prefix = o ns =
'urn:schemas-microsoft-com:office:office' />
BAU mulut sejak dulu bukan hanya menjadi masalah kesehatan
gigi dan mulut, tetapi juga merupakan masalah sosial, halitolisis telah
menghantui manusia sepanjang masa. Memang, banyak hal yang bisa jadi
penyebabnya, tetapi yang utama adalah masalah di dalam mulut. Seorang pengajar
kedokteran gigi di Boston University Henry Goldman School of Dentistry dalam the
Female Body. Richard H. Price.D.M.D, mengatakan bahwa mulut adalah salah satu
bagian tubuh yang paling kotor.
Mengatasi bau mulut tergantung dari penyebabnya, 80 hingga
90% dari kasus bau mulut disebabkan oleh sesuatu di dalam mulut kita yang
seringkali dikarenakan oleh mulut yang kotor. Penyebabnya bisa aja akibat gigi
kita yang bermasalah seperti gigi berlubang dan lain-lain. < ?xml:namespace
prefix = st1 ns = 'urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags'
/>
kondisi tenggorokan atau saluran pernapasan yang kurang baik. Masalah lain yang
bisa jadi sumber bau mulut adalah beberapa penyakit atau kelainan di bagian
tubuh lainnya. Penderita kencing manis misalnya, mengeluarkan bau aseton melalui
mulut atau pernapasannya. . Juga demam yang diakibatkan oleh infeksi karena suhu
tubuh yang tinggi akan menurunkan produksi air liur. Penggunaan beberapa jenis
obat-obatan, seperti obat penurun tekanan darah, antidepresi, dan antihistamin
juga mengakibatkan terjadinya bau mulut. Selain itu, gangguan metabolisme dan
gangguan fungsi beberapa organ tubuh bisa membuat bau mulut tak sedap.
Beberapa makanan dan minuman juga bisa menyebabkan bau mulut.
Orang yang menyukai pete, jengkol, durian, nangka, dan cempedak tentunya
mengetahui efek yang ditimbulkan beberapa saat setelah memakan makanan di atas.
Demikian pula halnya dengan bawang-bawangan. Selain itu, minuman beralkohol dan
rokok juga menyebabkan bau mulut karena sifat bahan-bahan di dalamnya yang
menyebabkan mulut kering. Pada orang-orang tertentu, kacang-kacangan menyebabkan
munculnya bau amis karena kelainan dalam metabolisme protein. Makanan yang
mengandung gula, susu, dan kopi juga menyebabkan bau mulut, karena zat-zat
tersebut akan terurai menjadi zat yang asam dan berbau oleh bakteri dalam mulut
Pada dasarnya, apa yang baik bagi gigi dan gusi pastilah baik pula untuk mulut
kita. Kalo kita memperbaiki cara membersihan mulut dan terus menerus memantau
semua kejadian dalam mulut, mudah-mudahan kita dapat menyingkirkan bau busuk dan
sariawan selamanya. Nggak enak
ketika kita sedang ngobrol ternyata mulut kita mnegeluarkan bau khas yang kurang
sedap, kalo udah begini siapa yang mau deket, nyamuk pun pasti enggan
(wahh….gawat). Nah berikut ada langkah-langkah yang bisa dicoba untuk memerangai
yang namanya halitolisis alias bau mulut.
- Bersihkan mulut
Menggosok gigi bila dikerjakan dengan benar dapat membuang
bakteri yang paling berperan dalam semua masalah mulut dan gigi. Menyikat gigi
yang benar adalah: memegang sikat dengan gagang dalam telapak tangan, sementara
jempol diluruskan untuk bertindak sebagi penahan. Pelan-pelan, gosokkan sikat
gigi dengan gerakan ke depan ke belakang pendek-pendek (tiga gigi saja sekali
sikat). Kemudian dengan memutar pergelangan sedikit, sapukan sikat gigi ke
bagian samping gigi untuk membersihkan kotoran dan bakteri dari garis gusi.
Sikat lidah. Banyak dokter gigi percaya bahwa kita harus menyikat lidah . Lidah
dihuni oleh bakteri yang dapat menyebabkan napas berbau. Dan ingat sikatlah gigi
paling sedikit dua kali sehari, waktu yang terbaik untuk menyikat gigi adalah
pagi hari setelah sarapan dan malam hari menjelang tidur.
- Berkumur
Selain dengan sikat gigi, pembersihan mulut dapat dilakukan
dengan cara berkumur-kumur di antara kedua waktu menyikat gigi. Tidak peduli apa
pun yang baru kita makan, apabila kita tidak dapat langsung menggosok gigi, cara
terbaik adalah mencari wastafel kemudian berkumur. Berkumur akan membuang
sebagian besar sisa makanan dan melarutkan asam-asam yang terbentuk oleh
partikel-partikel makanan. Banyak produk larutan kumur yang beredar di pasaran
dan pada umumnya mampu menurunkan jumlah bakteri dalam mulut. Tetapi, penggunaan
obat kumur secara rutin tidak dianjurkan karena hal ini justru akan mengganggu
keseimbangan flora dalam mulut.
- Minum air
Selain dengan menjaga kebersihan mulut, pencegahan bau mulut
dapat dilakukan dengan minum air paling sedikit delapan gelas sehari. Mulut yang
kering dapat juga menjadi sumber bau yang tidak sedap. Mengonsumsi makanan
berserat juga banyak manfaatnya, karena proses mengunyah makanan berserat akan
merangsang produksi air liur dan mempunyai efek self-cleansing pada mulut, oleh
karena itu sering-seringlah memakan seledri, wortel, kacang-kacangan ataupun
keju.
- Lupakan bawang
Hindari bawang putih dan merah. Dua bahan ini mungkin rasanya
lezat , tetapi mereka akan bersirkulasi di tubuh kita selama 24 jam setelahnya.
Serang plak. Mulut kita mungkin merupakan surga untuk plak, suatu lapisan tipis
yan lunak dan jernih yang merupakan tempat perkembangbiakan yang sangat dicintai
oleh bakteri . Menyikat gigi tiga sampai
setidaknya setelah sarapan pagi dan sebelum tidur, akan membantu gusi kita tetap
merah dan bau napas kita menyenangkan.
- Makan apel
Renyah dan banyak serat, akan membantu membawa plak dari
gigi. Apel juga memberikan pernapasan yang lebih menarik yang tidak dapat
diberikan oleh bawang. Menyikat juga sangat baik untuk gusi. Tetapi bila
dilakukan terlalu keras dan berlebihan dapat melukainya. Lembutlah saat
menyikatnya. Satu hal lagi, sebaiknya hindari makanan yang lengket pada gigi,
sebab, kata para pakar, makanan yang lengket dapat membuat gigi cepat lapuk.
Biskuit, es krim, roti, sereal, adalah makanan yang yang paling mudah lengket
untuk waktu lama. Tentu saja menggosok gigi setiap habis makan adalah cara
terbaik. Tetapi, bila Anda tidak dapat segera menggosok gigi, paling baik adalah
menghindari makanan yang mungkin lengket.
Kalau semua usaha pencegahan telah dilakukan, tetapi bau
mulut tidak sedap masih ada, pemeriksaan oleh dokter gigi mungkin akan membantu
mengatasinya. Gigi berlubang atau kelainan lain dalam mulut juga berperan dalam
menciptakan bau mulut. So tunggu apa lagi?Bau mulut?
WAY
khoiron katsiiro)
[baca selengkapnya...]