Arsip selama bulan April, 2004

Soto Betawi

April 25, 2004. Dikirim dalam Uncategorized | Comments Off

Buat ukhti muslimah yang seneng banget makan soto, resep berikut ini bisa
dicoba.Nah, selamat mencoba,..!

Bahan:

- 250 gr daging sapi

- 1 kg jerohan

- 5 cm kayu manis

- 3 lembar daun salam

- 1/2 buah pala, memarkan

- 3 batang daun bawang, iris tipis

- 2 batang seledri, iris tipis

- 3 buah tomat, potong-potong

- 3-4 sdm kecap manis

- 500 ml santan kental

- 3 sdm bawang goreng

- 100 gr emping goreng

- 1 buah jeruk nipis, iris melintang/potong-potong

- garam secukupnya

Bumbu yang dihaluskan:

- 6 siung bawang putih

- 10 siung bawang merah (1 butir bawang bombay)

- 2 cm jahe

- 2 cm lengkuas segar

- 1/2 sdm ketumbar, sangrai

- 2 sdt merica bulat

- 1/2 sdt jintan, sangrai

- 3 buah kemiri, sangrai

Cara membuat:

1.Rebus daging sapi dan jerohan dalam 11/2 liter air,usahakan air rebusan
yang tersisa kira-kira 1 liter bila kurang tambahkan air panas.Setelah empuk,
angkat kemudian iris tipis-tipis.Dan saring kaldunya.

2. Haluskan bumbu diatas, tumis dengan 3 sdm minyak goreng bersama daun
salam, kayu manis, dan pala sampai harum.

3.Masukkan tumisan bumbu kedalam air kaldu yang dipanaskan kembali bersama
irisan daging dan jerohan.

3. masukkan santan.

4. Didihkan dengan api kecil sambil terus diaduk.Angkat.

Cara menghidangkan:

1. Hidangkan soto betawi dalam mangkuk diberi irisan seledri, daun bawang,
tomat dan taburan bawang goreng.

2.Tambahkan kecap manis, emping, dan irisan jeruk nipis.Bila suka pedas bisa
ditambah dengan sambal rawit.

Resep diatas untuk 8 orang.


[baca selengkapnya...]

Buntut Balado

April 25, 2004. Dikirim dalam Uncategorized | Comments Off

Buntut sapi ternyata tidak hanya sedap dibuat sop, dimasak dengan bumbu
balado ternyata oke juga,…yuk kita lihat resepnya…!

Bahan:

- 2 liter air untuk merebus

- 1 kg buntut sapi, potong-potong

- 1 batang daun bawang, iris kasar

- 1sdt merica bubuk

- 2 sdm minyak untuk menumis

- 3 lembar daun jeruk

- 1 mata asam, larutkan dengan sedikit air

- minyak secukupnya untuk menggoreng buntut

- garam secukupnya

- gula secukupnya

Bumbu yang dihaluskan:

- 20 buah cabai merah (buat yang tidak suka pedas bisa dikurangi
porsinya)

- 7 siung bawang merah

- 5 siung bawang putih

Caranya:

1. Rebus buntut, daun bawang, merica bubuk dan garam menadi satu. Masak
hingga matang dan empuk, angkat dan biarkan dingin.

2. Goreng buntut hingga berwarna kuning kecoklatan dan seidkit agak
kering.Angkat dan tiriskan.

3. Tumis bumbu halus tambahkan daun jeruk, aduk hingga berbau harum.Tambahkan
garam dan gula sesuai selera. Tuangi air asam, aduk rata.

4. Masukkan buntut goreng kedalam tumisan bumbu, aduk. Masak hingga matang
dan bumbu meresap, angkat.

5. Sedap dimakan bersama nasi putih hangat.

[baca selengkapnya...]

Agenda Seorang Muslimah

April 25, 2004. Dikirim dalam Uncategorized | Comments Off

Ukhti muslimah sekalian,….perlu sekali bagi akhwat memiliki agenda kegiatan yang berhubungan dengan amal shalih sehari-hari sebagai pengingat dan renungan tentang apa saja yang telah kita lakukan dan apa yang belum bisa kita lakukan, agar hati kita dipacu untuk selalu ‘hidup’ mengingat-Nya….sehingga apabila hati ini lalai (dan memang sering terjadi demikian) maka kita akan menyadarinya karena sesungguhnya bila hati ini ‘sakit’ maka akan beratlah anggota tubuh yang lain untuk melaksanakan ketaatan. Semoga artikel ini bermanfaat buat ukhti muslimah semua, diambil dari milis As-Sunnah yang berjudul Kehidupan Sehari-hari yang Islami, karya Syaikh Abdullah bin Jaarullah bin Ibrahim Al-Jaarullah yang penulis sesuaikan untuk akhwat muslimah….dan sangat bagus sekali apabila ukhti memiliki bukunya karena sangat bermanfaat sebagai barometer keimanan ukhti,….Nah, selamat membaca

Saudariku…
Dengan penuh pengharapan bahwa kebahagiaan dunia dan akhirat yang akan kita dapatkan, maka kami sampaikan risalah yang berisikan pertanyaan-pertanyaan ini ke hadapan Anda untuk direnungkan dan dijawab dengan perbuatan.

Pertanyaan-pertanyaan ini sengaja kami angkat ke hadapan Anda dengan harapan yang tulus dan cinta karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, supaya kita bisa mengambil manfaat dan faedah yang banyak darinya, disamping itu sebagai bahan kajian untuk melihat diri kita, sudah sejauh mana dan ada dimana posisinya selama ini.

Saudariku…
Risalah ini dinukilkan dari buku saku yang sangat bagus dan menawan yaitu Zaad Al-Muslim Al-Yaumi (Bekalan Muslim Sehari-hari) dari hal. 51 – 55, bab Hayatu Yaumi Islami yang diambil dari kitab Al-Wabil Ash-Shoyyib oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah dan diterjemahkan oleh saudara kita Fariq Gasim Anuz semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalasnya dengan pahala dan surga-Nya.

Kehidupan Sehari-hari Yang Islami :

1..Apakah Anda selalu menjaga Shalat yang lima waktu?

2..Apakah Anda hari ini membaca Al-Qur’an ?

3.Apakah Anda rutin membaca Dzikir setelah selesai melaksanakan Shalat wajib ?

4.Apakah Anda selalu menjaga Shalat sunnah Rawatib sebelum dan sesudah Shalat wajib ?

5.Apakah Anda (hari ini) Khusyu dalam Shalat, menghayati apa yang Anda baca ? 6.Apakah Anda (hari ini) mengingat Mati dan Kubur ?

7.Apakah Anda (hari ini) mengingat hari Kiamat, segala peristiwa dan kedahsyatannya ? 8.Apakah Anda telah memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sebanyak tiga kali, agar memasukkan Anda ke dalam Surga ? Maka sesungguhnya barang siapa yang memohon demikian, Surga berkata : ”Wahai Allah Subhanahu wa Ta’ala masukkanlah ia ke dalam Surga”.

9.Apakah Anda telah meminta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar diselamatkan dari api neraka sebanyak tiga kali ? Maka sesungguhnya barangsiapa yang berbuat demikian, neraka berkata : ”Wahai Allah peliharalah dia dari api neraka”. (Berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya : ”Barangsiapa yang memohon Surga kepada Allah sebanyak tiga kali, Surga berkata : ”Wahai Allah masukkanlah ia ke dalam Surga. Dan barangsiapa yang meminta perlindungan kepada Allah agar diselamatkan dari api neraka sebanyak tiga kali, neraka berkata : ”Wahai Allah selamatkanlah ia dari neraka”. (Hadits Riwayat Tirmidzi dan di shahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami No. 911. Jilid 6).

10.Apakah Anda (hari ini) membaca hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ?

11.Apakah Anda pernah berfikir untuk menjauhi teman-teman yang tidak baik ?

12.Apakah Anda telah berusaha untuk menghindari banyak tertawa dan bergurau ?

13.Apakah Anda (hari ini) menangis karena takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala ?

14.Apakah Anda selalu membaca Dzikir pagi dan sore hari ?

15.Apakah Anda (hari ini) telah memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala atas dosa-dosa (yang engkau perbuat -pent) ?

16.Apakah Anda telah memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan benar untuk mati Syahid ? Karena sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda yang artinya : ”Barangsiapa yang memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan benar untuk mati syahid, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memberikan kedudukan sebagai syuhada meskipun ia meninggal di atas tempat tidur”. (Hadits Riwayat Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam shahihnya, Al-Hakim dan ia menshahihkannya).

17.Apakah Anda telah berdo’a kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar ia menetapkan hati Anda atas agama-Nya ?

18.Apakah Anda telah mengambil kesempatan untuk berdo’a kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala di waktu-waktu yang mustajab ?

19.Apakah Anda telah membeli buku-buku agama Islam untuk memahami agama ? (Tentu dengan memilih buku-buku yang sesuai dengan pemahaman yang dipahami oleh para Shahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena banyak juga buku-buku Islam yang tersebar di pasaran justru merusak pemahaman Islam yang benar -pent).

20.Apakah Anda telah memintakan ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk saudara-saudara mukminin dan mukminah ? Karena setiap mendo’akan mereka Anda akan mendapat kebajikan pula.

21.Apakah Anda telah memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala (dan bersyukur kepada-Nya -pent) atas nikmat Islam ?

22.Apakah Anda telah memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala atas nikmat mata, telinga, hati dan segala nikmat lainnya ?

23.Apakah Anda hari-hari ini telah bersedekah kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkannya ?

24.Apakah Anda dapat menahan marah yang disebabkan urusan pribadi, dan berusaha untuk marah karena Allah Subhanahu wa Ta’ala saja ?

25.Apakah Anda telah menjauhi sikap sombong dan membanggakan diri sendiri ?

26.Apakah Anda telah mengunjungi saudara seagama, ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta’ala ?

27.Apakah Anda telah menda’wahi keluarga, saudara-saudara, tetangga, dan siapa saja yang ada hubungannya dengan diri Anda ?

28.Apakah Anda termasuk orang yang berbakti kepada orang tua ?

29.Apakah Anda mengucapkan ”Innaa Lillahi wa innaa ilaihi raji’uun” jika mendapatkan musibah ?

30.Apakah Anda hari ini mengucapkan do’a ini : ”Allahumma inii a’uudubika an usyrika bika wa anaa a’lamu wastagfiruka limaa la’alamu = Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan Engkau sedangkan aku mengetahui, dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap apa-apa yang tidak aku ketahui”. Barangsiapa yang mengucapkan yang demikian, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menghilangkan darinya syirik besar dan syirik kecil. (Lihat Shahih Al-Jami’ No. 3625).

31.Apakah Anda berbuat baik kepada tetangga ?

32.Apakah Anda telah membersihkan hati dari sombong, riya, hasad, dan dengki ?

33.Apakah Anda telah membersihkan lisan dari dusta, mengumpat, mengadu domba, berdebat kusir dan berbuat serta berkata-kata yang tidak ada manfaatnya ?

34.Apakah Anda takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam hal penghasilan, makanan dan minuman, serta pakaian ?

35.Apakah Anda selalu bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan taubat yang sebenar-benarnya di segala waktu atas segala dosa dan kesalahan ?

Saudariku ..
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di atas dengan perbuatan, agar kita menjadi orang yang beruntung di dunia dan akhirat, insya Allah.

[baca selengkapnya...]

Aku Ingin Pakai Jilbab, Tapi…

April 23, 2004. Dikirim dalam Uncategorized | Comments Off

Dengan makin maraknya majelis-majelis kajian ilmu syar’i
maka dengung hukum wajibnya memakai jilbab bagi wanita muslimah tidak lagi
menjadi hal yang asing  ditelinga kita.Semangat memakai jilbab jadi semakin
bertambah.Memang kita patut bersyukur kepada Allah akan kemajuan ini
dibandingkan era 80-an betapa sulitnya saudari-saudari kita pada waktu itu
memakai jilbab.

Walau saat ini telah turun SK dari pemerintah yang mendukung pemakaian
jilbab, masih saja diantara teman-teman muslimah kita yang ragu untuk
memakainya.Katakanlah Fulanah (bukan nama sebenarnya) ingin sekali dia
mengenakan jilbab sebagai wujud ketaatannya kepada Allah Ta’ala akan tetapi
baginya terlalu banyak kendala yang menghadang. Waktu teman sebangku kelasnya
memakai jilbab maka komentar pro dan kontra sempat ia dengar. Memang temannya
ini tidak ambil perduli dengan berbagai komentar yang ditujukan kepadanya,
katanya biarlah anjing menggonggong kafilah berlalu.

Akan tetapi bagi Fulanah adalah lain, ia tidak bisa secuek temannya.Karena
lingkungan keluarga yang tidak mendukungnya memakai jilbab dengan berbagai
alasan sulit mencari pekerjaan, sulit mendapatkan jodoh, takut dikucilkan, tidak
bisa bergaul bebas dan berbagai alasan lain yang menyumbat telinganya membuat
Fulanah sampai saat ini masih menunda keinginannya.Sungguh dalam relung hatinya
yang paling dalam ia sangat ingin mengenakannya. Tapi kapan ia bisa siap
menghadapi semua kendala itu??Mungkin diantara ukhti dan juga ikhwah semua bisa
memberikan jalan keluarnya baik berupa saran dan nasehat atau kiat tertentu agar
beliau percaya diri ketika memakai jilbab.Sehingga nantinya benar-benar bisa
istiqomah memakainya,untuk selamanya…(insya Allah).

[baca selengkapnya...]

Meninggalkan Suap Menyuap, Pintu Rezeki Jadi Terbuka

April 23, 2004. Dikirim dalam Uncategorized | Comments Off
Ada seorang kawan bercerita tentang seorang pedagang di Saudi Arabia. Pada awal dia meniti karir dalam bisnis dulunya dia bekerja disebuah pelabuhan di negeri ini. Semua barang-barang perniagaan yang akan masuk harus melalui dia dan mendpatkan tanda tangannya. Dia tidak suka kepada orang yang main kolusi dan suap menyuap. Tetapi dia tahu bahwa atasannya senang mengambil uang suap. Sampai akhirnya teman kita yang satu ini didatangi oleh orang yang memberitahukanya agar tidak terlalu keras dan mau menerima apa yang diberikan oleh penyuap untuk mempermudah urusannya.

[baca selengkapnya...]

Wingko Aussie

April 23, 2004. Dikirim dalam Uncategorized | Comments Off

Senang makan wingko?? resep praktis nan mudah ini bisa
ukhti coba,…insya Allah rasanya tidak jauh berbeda dengan wingko tradisonal
yang biasa kita makan,nah selamat mencoba!

bahan:
- 4 kuning telur (kocok rata, kemudian sisihkan)
- 4 putih
telur
- 1/2 sendok teh vanilli bubuk
- 1/4 sendok teh garam
- 330 gr
gula pasir
- 220 gram tepung ketan
- 240 gram kelapa muda parut
- 500
ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 1 sendok makan mentega/margarine
- 100
gram almond flake /kenari (bila ada)

cara membuatnya:
1. Kocok putih telur, vanilli, garam hingga rata,
masukkan gula pasir, kocok hingga gula larut.
2. Masukkan tepung ketan,
kelapa parut dan santan, aduk rata.
3. Siapkan pinggan tahan panas, bervolume
2 liter, olesi dengan mentega hingga rata.
4. tuang adonan kedalam pinggan
tahan panas ratakan, kemudian panggang dalam oven panas bersuhu 160 derajat
celcius selama 15 menit atau setengah matang.
5. Keluarkan adonan dari oven,
olesi atasanya dengan kuning telur dan taburi dengan almond flake, panggang
kembali dalam oven bersuhu 180 derajat C selama 45 menit atau sampai
matang.
6. Angkat, biarkan dingin, potong menjadi 25
bagian.

[baca selengkapnya...]

Arsip