April 28, 2007. Dikirim dalam Uncategorized | Comments Off
Peran hati terhadap seluruh anggota badan ibarat raja terhadap para prajuritnya. Semua tunduk kepadanya. Karena perintah hatilah istiqomah atau penyelewengan itu ada. Begitu pula dengan semangat untuk bekerja. Rasulullah Shalallahu alaihi Wa Salam bersabda: "Ketahuilah, di dalam tubuh itu ada segumpal daging. Bila ia baik maka baik pulalah seluruh tubuh. Dan apabila ia rusak maka rusak pulalah seluruh tubuh. Ketahuilah itu adalah hati. (HR Bukhari dan Muslim)
[baca selengkapnya...]
April 14, 2007. Dikirim dalam Uncategorized | Comments Off
Ikhlas artinya memurnikan tujuan bertaqarrub kepada Allah subhanahu wa ta'ala dari hal-hal yang mengotorinya. Arti lainnya, menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan dalam segala bentuk ketaatan. Atau, mengabaikan pandangan makhluk dengan cara selalu berkonsentrasi kepada Khaliq. Ikhlas adalah diterimanya amal salih yang dilaksanakan sesuai dengan sunnah Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam. Allah subhanahu wa ta'ala telah memerintahkan kita untuk itu dalam firman-Nya: "Dan mereka tidak disuruh supaya beribadah kepada Allah dengan memurnikan dien (agama) kepadaNya, lagi bersikap lurus" (QS Al-Bayyinah: 5)
[baca selengkapnya...]
April 4, 2007. Dikirim dalam Uncategorized | Comments Off
Hamid Al-Qushairy berkata, "Setiap orang di antara kita yakin akan datangnya kematian, sementara kita tidak melihat seseorang bersiap-siap menghadapi kematian itu. Setiap orang di antara kita yakin adanya surga, sementara kita tidak melihat ada yang berbuat agar bisa masuk surga. Setiap orang di antara kita yakin adanya neraka, sementara kita tidak melihat orang yang takut terhadap neraka. Untuk apa kalian bersenang-senang? Apa yang sedang kalian tunggu? Tiada lain adalah kematian. Kalian akan mendatangi Allah dengan membawa kebaikan ataukah keburukan. Maka hampirilah Allah dengan cara yang baik.
[baca selengkapnya...]
April 1, 2007. Dikirim dalam Uncategorized | Comments Off
Orang yang tenggelam dalam keduniaan dan terpedaya olehnya, tentu hatinya lalai mengingat mati. Jika diingatkan tentang mati, maka dia merasa tidak suka dan menghindar. Dalam hal ini, manusia ada yang tenggelam, ada yang bertaubat, ada yang memulai dan ada yang sadar dan waspada
[baca selengkapnya...]