Jilbab Online

Bagaimana Muamalah Anda Terhadap Istri Anda?

Sumber ilustrasi

Bagi para istri cinta kasih dan perhatian seorang suami terhadap mereka akan sangat mempengaruhi suasana hati dan denyut cinta di hati seorang istri….

Berapa banyak kita saksikan seorang wanita yang telah di tinggal mati suaminya tidak ingin menikah lagi karena terkenang dengan kebaikan-kebaikan dan cinta kasih mendiang suaminya….

Bahkan setiap teringat akan mendiang suaminya terucaplah istighfar dan doa untuk mendiang suaminya…*

Baca Selengkapnya →

Alangkah Manisnya Dirimu di Tempat yang Haram dan Alangkah Buruknya Dirimu di Tempat yang Halal

Sumber ilustrasi

Tulisan ini kutujukan untuk para suami… Pada setiap rumah tangga kaum muslimin yang mengimpikan biduk rumah tangga mereka berbuah keridhaanNya sehingga mengekalkan hubungan suami istri ke SurgaNya…

Sungguh tak ada akibat yang paling buruk dari bergelimangnya seorang hamba pada dosa dan maksiat melainkan matinya hati.

Musibah diatas musibah jika hati ini telah mati, maka akan melihat hal-hal yang di haramkan ALlah adalah kemanisan adapun yang diharamkanNya menjadi buruk dan menjijikan.

Adalah cerita ini, saya dengar di dalam ceramah seorang Syaikh semoga Allah menjaga beliau…

Seorang suami yang memiliki istri yang dihalalkan untuknya. Akan tetapi karena hatinya telah tertutup dengan syahwat dan maksiat jadilah ia terbiasa dengan zina.

Sang istri berusaha mencari tahu kemana suaminya pergi tiap malam. Ia membuntutinya hingga tahulah suaminya dimana singgah.

Baca Selengkapnya →

Kriteria Istri Idaman

Sumber ilustrasi

Ada beberapa nasihat yang bermanfaat dan dapat memberikan hasil memuaskan ketika mencari pasangan hidup dengan izin Allah, di antaranya:

  1. Pilihlah wanita yang beragama kuat dan berakhlak mulia, karena Rasulullah telah berwasita kepada kita tentang hal tersebut dalam sabdanya:

“Wanita dinikahi karena empat perkara: Karena kehormatannya, harganya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah yang mempunyai agama niscaya kamu akan bahagia.” 1

  1. Wanita yang mengamalkan agamanya dengan baik akan takut kepada Allah dalam ber-muamalah dengan suami dan semua orang yang ada di rumahnya. Ia tidak akan membuat mereka susah dan tidak akan menimbulkan masalah.

  2. Baik atau buruknya akhlak seorang wanita, sedikit banyak bisa diketahui dengan melihat perilaku ibu, bibi-bibi, dan saudari-saudarinya.

  3. Pilihlah wanita yang kecantikannya sedang. Janganlah memilih wanita yang sangat cantik, karena ia akan berbangga diri dengan kecantikannya. Jangan pula memilih yang terlalu jelek yang tidak ada tandingannya dengan wanita lain.

Baca Selengkapnya →

Suami Idaman Penebar Kebahagiaan – Bag. 3

Sumber ilustrasi

Kunjungan yang Mendatangkan Kebahagiaan

Yaitu mengadakan kunjungan bersama istri. Mengunjungi sahabat, sanak, kerabat, handai taulan dan orang-orang shalih. Selain hal ini akan mendatangkan kebahagiaan tersendiri, juga mendatangkan pahala yang agung dan faedah-faedah kebajikan yang banyak. Mengunjungi saudara karena Allah termasuk perkara yang dianjurkan dalam Islam. Rasulullah bersabda: Pernah ada seserang yang mengunjungi saudaranya di suatu kampung dekat tempat tinggalnya. Lalu Allah mengirimkan seorang Malaikat untuk menjaga perjalanannya. Ketika sampai kepadanya, Malaikat bertanya, “Mau kemana kamu?” Ia berkata, “Saya mau menemui saudaraku di kampung ini.” Malaikat bertanya lagi, “Apakah ada nikmat yang kau harapkan darinya?” Ia menjawab, “Tidak ada, kecuali semata-mata karena saya mencintainya karena Allah.” Kemudian Malaikat itu berkata, “Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, bahwasanya Allah mencintaimu sebagaimana engkau mencintainya karena Allah.” 1

Baca Selengkapnya →

Suami Idaman Penebar Kebahagiaan – Bag. 2

 

Sumber ilustrasi

Mesra Di Tengah Kesibukan

Yakni kesibukan dalam menunaikan segera tugas dan tanggung jawab tidak menghalanginya untuk bersikap hangat dan mesra terhadap istrinya. Rasulullah adalah teladan utama dalam hal ini. Di tengah kesibukan mengemban tugas dan tanggung jawab yang begitu berat, beliau selalu menciptakan kebahagiaan bagi istri, memberikan suasana segar dan suka cita dengan lemah lembut dan penuh kemesraan. Dalam berbagai kondisi, beliau adalah sebaik-sebaik suami. Yang selalu menciptakan suasana mesra baik ketika bepergian, di rumah, menjelang tidur, saat menyantap hidangan dan bahkan ketika mandi. ‘Aisyah mengisahkan:

“Rasulullah pada suatu ketika, pernah membaca Al-Qur’an, sementara kepada beliau ada di pangkuanku dan pada saat itu aku sedang haidh.1

Baca Selengkapnya →

Suami Idaman Penebar Kebahagiaan – Bag. 1

Sumber ilustrasi

Aku Muliakan Keluarganya Sebagaimana Aku Suka Ia memuliakan Keluargaku

Islam berisi ajaran yang menganjurkan kebajikan, kasih sayang, dan persaudaraan. Suami idaman selalu memenuhi seruan agama ini. Dia memuliakan istrinya, kedua orang tua, serta kerabat dan sahabat-sahabatnya, sebagaimana ia suka istrinya melakukan hal itu untuknya. Dengan perilaku itu terciptalah dalam keluarga besarnya iklim persaudaraan yang hangat, yang dapat menumbuhkan kebahagiaan rumah tangga akhirnya.

Rasulullah memberi bimbingan kepada kita dalam memuliakan istri-istrinya, beliau memuliakan keluarga serta sahabat-sahabatnya, baik ketika mereka masih hidup maupun sudah meninggal. Di samping itu, beliau juga menghimbau kita agar selalu menyambung tali silaturahmi. Beliau bersabda:

“Barangsiapa ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, hubungkanlah silaturrahmi.” 1

Anjuran Nabi ini ditujukan kepada semua orang, laki-laki maupun perepuan. Maka suami idaman selalu berusaha menegakkan kebaikan ini dalam keluarga istrinya. Ia mengunjungi keluarga istri bersamanya atau seorang diri. Berbakti kepada kedua orang tuanya dan arahkan istri untuk berbuat serupa. Membantu istri mengirimkan hadiah-hadiah di momen-momen penting mereka. Menghubungi mereka dengan telepon atau surat dan menanyakan kabar mereka. Serta memberikan perhatian dan bantuan apabila mereka memerlukan.

Baca Selengkapnya →

Indahnya Pernikahan dalam Islam

 

Sumber ilustrasi

Segala puji bagi Alloh atas segala karunia yang telah diberikan kepada hamba-Nya. Salam dan sholawat semoga senantiasa tercurah atas panutan umat ini, Nabi Muhammad, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang setia mengikuti sunnah mereka hingga hari kiamat.

Islam adalah agama yang sempurna. Ia hadir di tengah umat sebagai solusi atas problematika yang sedang mereka hadapi. Syari’at pernikahan yang selaras dengan watak dan fitroh manusia, serta selaras dengan tabiat seksual yang melekat pada diri mereka yang memang cenderung melakukan hubungan seksual.

Maka, hadirnya syari’at pernikahan di tengah kehidupan manusia merupakan rohmah bagi mereka. Dengannya mereka dapat menjaga pandangan mata, membentengi diri dari kemauan hubungan seksual yang diharamkan, menjaga keturunan, dapat menciptakan komunitas umat yang banyak sehingga dapat memadukan langkah dalam menegakkan syari’at Alloh. Hal ini merupakan realisasi sabda Rasululloh:

“Nikahilah wanita yang penyayang dan (berpotensi) punya banyak anak, karena aku akan berbangga dengan banyaknya jumlah kalian di hadapan para nabi pada hari kiamat kelak.” [1]

Baca Selengkapnya →

Sebagian Suami Telah Melalaikannya

Sumber ilustrasi

Oleh: Abu Ammar al-Ghoyami

Rumah tangga bahagia merupakan rumah tangga idaman semua pasutri. Bahkan sebelum pasutri mengikrarkan akad ijab-qobul yang kuat saat menikah, mereka telah bercita-cita semoga kelak menjadi pasutri yang hidup penuh keberkahan, atau minimalnya mereka telah berangan-angan kehidupannya kelak akan penuh romantika yang membahagiakan hati, menenteramkan jiwa, menenangkan suasana, melapangkan dada serta menambah keleluasaan pikiran. Namun anehnya, sebagian kepala rumah tangga, sebagian suami justru telah melalaikan beberapa sebab dan sarananya. Kita sebutkan sebagiannya, misalnya:

Baca Selengkapnya →

Gadis Pilihan Orang Tua

Sumber ilustrasi

Tanya:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saya seorang pemuda berumur 28 tahun. Dalam waktu dekat saya harus menerima permintaan bapak saya dalam pertemuan antar calon besan untuk menerima gadis pilihannya. Gadis itu dipilihnya karena anak teman sejawat bapak saya. Secara detil saya belum mengenal gadis itu. Namun sekilas dari cara berbicara dan bertindak tanduk gadis tersebut bukan tipe wanita yang shalihah, atau paling tidak dari sisi akhlaknya kurang bagus. Selain gaya bicaranya yang cenderung “liar” juga tata kramanya kurang. Saya tidak tahu inisiatif ini datang dari bapak saya atau bapak si gadis. Sebenarnya keluarga kami keluarga Jawa yang sangat memperhatikan tata krama. Apa saya harus menuruti kemauan bapak saya. Apakah dosa bila saya menolaknya?

P di Jakarta

Baca Selengkapnya →

Panggilan Sayang dan Hadiah: Pembawa Pesan Cinta

Sumber ilustrasi

Seorang istri tentu akan sangat bahagia, bila dipanggil suaminya dengan panggilan sayang. Sayang, tidak banyak suami yang mau mempraktikkan hal ini, walau sang suami teladan, Rasulullah telah memberikan contoh dalam hal ini.

Rasulullah sering memanggil Aisyah dengan sapaan, “Ya ‘Aisy”[1]

Kadang-kadang, beliau memanggilnya dengan “Ya Humaira!” (Wahai wanita yang putih kemerah-merahan).

Diriwayatkan dari Aisyah, bahwa ia berkata, “Rasulullah memanggilku, sedangkan ketika itu orang-orang Habasyah sedang bermain tombak di masjid pada hari ‘Id. Beliau berkata kepadaku, ‘Wahai Humaira’, apakah kamu ingin menyaksikan mereka? Aku jawab, ‘Ya’”[2]

Karena itulah wahai para suami, jangan pelit untuk sekedar memanggil istrimu dengan sapaan yang menyenangkan hatinya. Sekedar memanggilnya, “Dik,” atau “Dinda,” itu pun sudah akan sangat menyenangkan hatinya, apalagi bila engkau memanggilnya dengan lembut. Sungguh, panggilan mesra seorang suami kepada istrinya itu akan memberikan pengaruh positif yang sangat besar bagi psikologis seorang istri. Panggilan sayang yang tampaknya sepele itu, akan memberikan gairah bagi seorang istri, untuk selalu bersemangat dalam menjalankan tugasnya sebagai istri sekaligus ibu bagi anak-anaknya.

Baca Selengkapnya →