Macam – Macam Ketakutan

May 13, 2013,
Dikirim mustikasari dalam Aqidah | 0 komentar

 

Sumber ilustrasi

Macam – Macam Ketakutan Oleh Mamduh Farhan al-Buhairi

Takut adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh reaksi jiwa yang menguasai diri seseorang hingga dia kehinganan keberanian, atau timbul dari penyakit fisik yang tersembunyi. Kemudian terbentuklah seorang lemah yang dikuasai oleh perasaan was-was dan ketakutan.

[baca selengkapnya...]

Lukisan Bernyawa dan Foto Kenangan

May 8, 2013,
Dikirim mustikasari dalam Ilmu | 0 komentar

Sumber: www.pinterest.com

 

Di beberapa masjid ditemukan lukisan-lukisan makhluk yang bernyawa. Pertanyaannya, (apakah) sah shalat di dalam masjid itu? Dan bagaimana hukum Islam dalam masalah ini?

[baca selengkapnya...]

Rasulullah Menekankan Membaca Bismillah Sebelum Menyantap Makanan

May 4, 2013,
Dikirim mustikasari dalam Doa | 0 komentar

Sumber: www.fab.com

Demikian petunjuk Rasulullah berkaitan dalam hal etika makan yang mesti dipatuhi oleh seorang muslim. Pertama kali, beliau memerintahkan agar tidak lupa membaca bismillah di awal menyantap makanan dan mengambilnya dengan menggunakan tangan kanan.

Dari ‘Umar bin [Abi] Salamah, bahwasanya ia mendatangi Rasulullah, dan di sisinya ada makanan. Beliau bersabda:

Sebutlah nama Allah Ta’ala, makanlah apa yang ada di dekatmu. (Muttafaqun ‘alaih).

Pentingnya tasmiyah (membaca bismillah) ini kian jelas dengan petunjuk Rasulullah bagi orang yang lupa membacanya. Disebutkan dalam satu hadits dari ‘Aisyah, ia berkata: Rasulullah bersabda, yang artinya: “Jika salah seorang dari kalian akan makan, hendaklah menyebut nama Allah Ta’ala. Apabila lupa menyebut nama Allah Ta’ala, hendaklah mengucapkan: ‘Bismillah awwalahu wa akhirahu’.” (HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani).

[baca selengkapnya...]

Nama Istri-istri Rasulullah

April 30, 2013,
Dikirim mustikasari dalam Fiqih Muslimah | 0 komentar

64fac25920b3be9a4fa32a6ed5086cb6

Sumber: www.pinterest.com

Istri-istri Rasulullah kumpulan wanita termulia. Allah memuliakan mereka untuk menemani kehidupan Rasul termulia. Sebuah keutamaan paling besar yang direngkuh kaum wanita, yang tak tertandingi oleh wanita manapun. Mereka juga menjadi istri-istri beliau di akhirat kelak. Tidak ada seorang lelaki pun yang boleh menikahi mereka sepeninggal Rasulullah.

Salah satu ayat yang menunjukkan ketinggian martabat mereka, Allah berfirman:

“Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain. Jika kamu bertakwa… “ (Qs al-Ahzab/ 33:32)

[baca selengkapnya...]

Rasulullah Mentadaburi Bacaan Al-Qur’an

April 26, 2013,
Dikirim mustikasari dalam Fiqih Muslimah | 0 komentar

Sumber: www.allposters.com

Tadabbur al-Qur’an bermakna merenungi makna-maknanya, konsentrasi dalam memikirkannya, dan memahami prinsip-prinsip ajarannya dan hal-hal yang berhubungan dengannya[1]. Allah berfirman:

Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah, supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapatkan pelanaran orang-orang yang mempunyai pikiran (QS. Shad/38:29)

“Inilah hikmah al-Qur’an diturunkan. Yakni, agar manusia mentadabburi ayat-ayatnya, menguak ilmu-ilmunya, dan merenungkan rahasia-rahasia dan hukum-hukumnya… Ini menunjukkan ajakan untuk mentadabbur al-Qur’an, danitu termasuk amalan paling utama. Sekaligus (juga) menunjukkan bahwa bacaan yang berisi tadabbur lebih baik daripada bacaan cepat yang tidak mendatangkan hasil (tadabbur)”. [2]

[baca selengkapnya...]

Pendidikan vs Kebodohan

April 23, 2013,
Dikirim mustikasari dalam Ilmu | 1 komentar

Sumber: www.pinterest.com

Wajibnya Mengikuti Pendidikan/Menuntut Ilmu

Pendidikan yang berarti mengandung amalan-amalan belajar-mengajar, bertanya-menjawab, memperhatikan, menuntut ilmu dan sebagainya, merupakan suatu amalan yang wajib dilakukan oleh setiap muslim, sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah,

“Menuntut ilmu merupakan kewajiban atas setiap muslim.” (H.R. Ibnu Majah no. 224)

Memberi pendidikan pun wajib dilakukan sebagaimana sabda Rasulullah,

“Perintahkan anak-anak shalat jika sudah berumur 7 tahun, dan jika telah berumur 10 tahun, maka pukullah jika mereka meninggalkannya (shalat).” (H.R. Abu Dawud no. 494)

Dalam sebuah hadits lain, Rasulullah bersabda:

“Barangsiapa meniti suatu jalan untuk mencari ilmu, niscaya -dengan hal itu- Allah jalankan dia di atas salah satu jalan dari jalan-jalan surga. Sesungguhnya para malaikat membentangkan sayap-sayap mereka karena ridha terhadap thalibul ilmi (pencari ilmu agama). Dan sesungguhnya seorang alim itu dimintakan ampun oleh siapa saja yang ada di langit dan di bumi dan oleh ikan-ikan di dalam air. Sesungguhnya keutamaan seorang alim atas ahli ibadah seperti keutamaan bulan purnama dariapda seluruh bintang-bintang di langit. Dan sesungguhnya para ulama itu pewaris para nabi. Para nabi itu tidak mewariskan dinar dan dirham, tetapi mewariskan ilmu. Barangsiapa yang mengambilnya, maka dia mengambil bagian yang banyak.” (H.R. Abu Dawud no 3641, dan lainnya. Lihat al-Hilali dalam Bahjatun Nadzirin II/470 hadits no. 1388)

Menurut Syaikh Utsaimin, “Telah diketahui bahwa ilmu yang diwariskan oleh para nabi adalah ilmu syariat Allah, bukan lainnya. Sehingga para nabi tidaklah mewariskan ilmu teknologi dan yang berkaitan dengannya kepada manusia.” (Kitab al-’Ilm hal. 11 karya Syaikh al-Utsaimin.)

Sementara itu Syaikul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Menuntut ilmu syar’i adalah fardhu kifayah, kecuali hal-hal yang wajib bagi setiap manusia. Seperti, setiap orang wajib menuntut ilmu tentang hal-hal yang diperintahkan Allah dan yang dilarang-Nya; karena sesungguhnya hal (seperti) ini wajib (fardhu ‘ain) atas setiap manusia. ” (Majmu Fatawa XXVIII/80)

[baca selengkapnya...]



Arsip