Orang yang Namanya Disebut di Atas Awan

Sumber ilustrasi

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisahkan:

Suatu ketika, ada seseorang yang sedang berdiri di tanah lapang. Tiba-tiba ia mendengar suara di atas awan, “Wahai awan, hujanilah kebun si Fulan!”

Maka dengan cepatnya awan tersebut menjauh dan menuangkan air di bawa terik mentari. Ketika sudah terkumpul air dari lingkaran awan tersebut, turunlah hujan dengan derasnya mengguyur kebun itu.

Sedangkan di sebuah kebun, ada seorang petani yang sedang berdiri, sembari mengusap keringat yang membasahi tubuhnya. Maka orang yang mendengar suara dari awan bertanya pada petani tersebut, “Wahai hamba Allah! Siapa namamu?”
Continue reading →

Kebaikan dan Keburukan adalah Ujian

Sumber ilustrasi

Sebagian orang mengira bahwa ujian adalah ketika dia ditimpa musibah dan keburukan, pemahaman seperti ini adalah keyakinan yang salah dan keliru. Allah telah mengabarkan kepada kita bahwa ujian itu berupa keburukan dan kebaikan, sebagaimana firman-Nya:

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati, Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan, dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami.” (QS. Al-Anbiya: 35)

Allah juga berfiman:

“Dan Kami uji mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran).” (QS. Al A’raf: 168)

Imam Ibnu Katsir berkata ketika menafsirkan Surat Al-Anbiya ayat 35:

“Dan firman-Nya, “Dan Kami uji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan” artinya terkadang Kami mengujimu dengan musibah-musibah dan terkadang dengan kenikmatan, maka Kami melihat siapakah yang bersyukur? Siapakah yang kufur? Siapakah yang sabar? Dan siapakah yang putus asa? Sebagaimana perkataan Ali bin Abi Thalhah dari Ibnu Abbas: “Makna dari “Kami menguji kamu” adalah Dia melakukan ujian terhadap kamu “dengan keburukan dan kebaikan” yaitu dengan kesusahan, kelapangan, sakit, sehat, kekayaan, kefakiran, halal, haram, ketaatan, kemaksiatan, petunjuk dan kesesatan. Dan firman-Nya: “Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami” yaitu Kami memablas amal-amal kalian.” 1

Sumber tulisan: “Tepis Duka Raih Kebahagiaan” oleh Abu Ya’la Kurnaedi, Naashirussunnah: Maret 2013/ Rabiul Akhir 1434 H.

Catatan kaki:

1 Ibnu Katsir, Tafsir Al-Qur’anil Adzhim, juz 3/218.

This entry was posted in Aqidah.

Ujian Pasti Menyapa

Sumber ilustrasi

Siapa yang tidak pernah ditimpa kesedihan dan duka? Siapa yang tidak pernah ditimpa musibah? Dan siapa yang selalu hidup senang dan gembira? Sesungguhnya semua orang pernah mengalami keadaan yang tidak menyenangkan bagi dirinya. Dan tidak diragukan lagi bahwa tidak ada seorang pun yang selamat dari hal tersebut, sampai para nabi dan rasul serta orang yang shaleh pun pernah mengalaminya, bahkan ujian yang mereka terima jauh lebih berat dari yang lainnya.

Renungkanlah bagaimana Allah mengabarkan dalam Al Qur’an tentang ujian dan kepahitan hidup yang menimpa para nabi dan rasul serta oleh orang shaleh, tetapi mereka tetap dan terus bersabar serta ridha menerima ketentuan Allah tersebut. Perhatikanlah bagaimana kisah Nabi Nuh dalam firman Allah berikut:

“Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ketika dia berdoa, Kami memperkenankan doanya, lalu Kami selamatkan dia beserta keluarganya dari bencana besar.” (QS. Al-Anbiya: 76)

Nabi Ayyub ditimpa musibah sakit selama delapan belas tahun. Sungguh masa yang sangat panjang dalam menerima cobaan dan penderitaan, tetapi ia tetap sabar dan ridha menghadapinya.

Kisah Nabi Yunus juga Allah sampaikan dalam firman-Nya:

“Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang dzalim.” Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS Al-Anbiya: 87-88)

Continue reading →

This entry was posted in Ilmu.

Engkau Tidak Sanggup Berpuasa? Jangan Berkecil Hati Saudariku…

Sumber ilustrasi

Bulan Ramadhan telah menghampirimu, ingin rasanya engkau menyambut dengan berbagai ketaatan di dalamnya, ingin rasanya engkau juga berpuasa seperti yang lainnya.

Akan tetapi ternyata engkau sedang mendapati tugas yang sangat mulia, ada diantara kalian yang sedang hamil atau menyusui buah hatinya. Hingga ketika engkau mencoba untuk berpuasa dan telah berpuasa dan di tengah perjalanan belum lagi setengah harinya tubuhmu tidak kuat menanggungnya.

Ada diantara saudariku yang tak hentinya muntah hingga tak berdaya, ada yang setelah sang buah hati menghisap air susunya maka keadaan disekelilingnya berubah berwarna kuning semua hingga terkapar tidak sadarkan diri.

Maka berbuka adalah jalan keluar yang telah Allah berikan untukmu…
Terlepas dari apakah engkau akan mengqadanya di lain hari atau membayar fidyah maka saya tidak ingin membahasnya disini.
Continue reading →

This entry was posted in Puasa.

Jilbabku Surga Duniaku Jangan Pisahkan Aku Darinya

Sumber ilustrasi

Untuk sahabatku ukhti muslimah puisi ini kubuat………

Pada kedua orangtuaku yang mulia semoga Allah memberkahi mereka berdua dunia dan akhirat…

Pada jilbab kutemukan surga duniaku… Ketenangan hatiku ketika mematuhi perintahNya…

Tak ingin aku melepasnya ketika keluar rumah walau sesaat…

Karena padanya kecintaan dan keridhaan Rabbku pasti kudapat…

Tidaklah aku ingin mengenakannya karena ingin menjadi muslimah yang ta’at…

Sungguh aku yakin bila kedua orangtuaku mendapatkan hidayah dari Rabbbku pasti keduanya akan menyuruhku menutup aurat…

Pada suamiku yang belum memahami kewajiban jilbab sebagai penutup aurat ialah beda dengan kerudung kecil yang terpasang diatas kepala begitu ketat…

Melilit melingkari leher ditambah lengan panjang dan celana ketat…

Bukan disitu nilai menutup aurat…

Justru kan kau lihat laki-laki akan tertarik pada penampilan yang sangat hebat memikat… Karena lekuk tubuh tergambar jelas dan menaikkan syahwat…

Kan bertambah dosamu jika banyak kaum lelaki yang melihat istrimu keluar rumah dengan pakaian ini karena ia sejatinya pakaian syahwat…

Sanggupkah engkau memanggul dosa-dosa ini di hari kiamat?
Continue reading →

This entry was posted in Jilbab.

Bagaimana Muamalah Anda Terhadap Istri Anda?

Sumber ilustrasi

Bagi para istri cinta kasih dan perhatian seorang suami terhadap mereka akan sangat mempengaruhi suasana hati dan denyut cinta di hati seorang istri….

Berapa banyak kita saksikan seorang wanita yang telah di tinggal mati suaminya tidak ingin menikah lagi karena terkenang dengan kebaikan-kebaikan dan cinta kasih mendiang suaminya….

Bahkan setiap teringat akan mendiang suaminya terucaplah istighfar dan doa untuk mendiang suaminya…*
Continue reading →

This entry was posted in Nikah.